Megawati - SBY Beriringan ke Pelantikan Jokowi, tapi Tak Salaman

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden kelima Megawati Soekarnoputri (tengah) didampingi Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (kanan) meninggalkan ruangan usai menghadiri Sidang Bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden kelima Megawati Soekarnoputri (tengah) didampingi Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (kanan) meninggalkan ruangan usai menghadiri Sidang Bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri dan Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) datang beriringan di acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Periode 2019-2024, Jokowi-Ma'ruf Amin di Kompleks Parlemen, Senayan pada Ahad, 20 Oktober 2019.

    Keduanya datang bersamaan dengan lift VIP yang bersebelahan. Megawati keluar lift terlebih dahulu dan berjalan ke ruang paripurna MPR. Dia ditemani eks Wakil Presiden Hamzah Haz dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

    Tepat di belakangnya, SBY berjalan bersama Eks Wakil Presiden Boediono. "Ibu Mega, salaman dulu sama Pak SBY, bu," ujar para wartawan yang berada di depan ruang paripurna MPR.

    Megawati yang mengenakan kebaya berwarna putih dan selendang merah mengabaikan teriakan wartawan lalu masuk ke ruangan paripurna tanpa menyalami SBY terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.