Bupati Jayawijaya Pastikan Sekolah Buka Mulai Hari Senin Depan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan pengungsi asal Wamena yang baru tiba dari Timika di Lanud Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 2 Oktober 2019. Sebanyak 170 warga pengungsi korban kerusuhan Wamena ini langsung dipulangkan ke kampungnya masing-masing. TEMPO/Iqbal Lubis

    Ratusan pengungsi asal Wamena yang baru tiba dari Timika di Lanud Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 2 Oktober 2019. Sebanyak 170 warga pengungsi korban kerusuhan Wamena ini langsung dipulangkan ke kampungnya masing-masing. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Bupati Jayawijaya, Papua, John Richard Banua, mengatakan sudah berkoordinasi dengan kepala sekolah dan guru agar sekolah di Kabupaten Jayawijaya dapat memulai proses belajar mengajar pada Senin, 7 Oktober 2019. "Aktifitas pendidikan harus berjalan," kata John dalam konferensi pers di Papua pada Rabu, 2 Oktober 2019.

    Hari ini, Kamis, 3 Oktober 2019 Bupati juga akan mengadakan pertemuan dengan DPRD Jayawijaya untuk membahas situasi pascakerusuhan di Wamena. John mengatakan hal ini bertujuan untuk mengembalikan kepercayaan keamanan kepada TNI-Polri.

    John mengklaim kondisi Wamena semakin membaik dan kondusif. "Dari yang terlihat, pengungsi yang belum mau kembali itu karena penerangan di rumah masing-masing. Kalau PLN selesai, pengungsi akan kembali," kata John.

    Meski telah kondusif dan pengungsi sudah mulai kembali , dia menyebut masih ada sejumlah masyarakat yang ingin keluar dari kota Wamena menumpang pesawat Hercules milik TNI lantaran trauma. Padahal, pesawat hercules itu digunakan untuk membawa jenazah, pasien yang harus dirujuk ke Rumah Sakit di luar Wamena, ibu hamil, anak dan warga senior. "Tapi kalau yang laki-laki, ibu-ibu sehat itu enggak perlu keluar." 

    Untuk mengatasi hal itu, John telah meminta kepada TNI untuk menunda bantuan logistik yang dibawa pesawat Hercules. Selain menghindari masyarakat yang ingin keluar Wamena, John menyebut bantuan logistik untuk pengungsi sudah cukup

    John masih bisa memastikan Kabupaten Jayawijaya tak kekurangan guru, yakin saat ini sekitar 50 guru. Jika terdapat keterbatasan, John menyebut TNI-Polri bisa membantu dan akan melaporkan kekurangan itu ke Gubernur Papua.

    "Kita akan coba lihat dulu. Kan kita belum pastikan muridnya ada atau enggak. Tapi sekolah harus buka dulu," katanya.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.