Viral Megawati Tak Salami Surya Paloh di DPR, PDIP: Tak Sengaja

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden kelima RI Megawati Soekarno Puteri (kanan) dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (ketiga kiri) berjalan bersama diikuti istri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid dan anaknya Yenny Wahid, sebelum mengikuti Sidang Tahunan, di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden kelima RI Megawati Soekarno Puteri (kanan) dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (ketiga kiri) berjalan bersama diikuti istri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid dan anaknya Yenny Wahid, sebelum mengikuti Sidang Tahunan, di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan sikap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang tak menyalami Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam acara pelantikan anggota DPR kemarin, Selasa, 1 Oktober 2019, sebagai ketidaksengajaan. "Bukan kesengajaan, ketika dalam komunitas yang banyak orangnya, ada yang salaman, ada yang tidak, itu biasa," ujar Hendrawan di Kompleks DPR RI, Jakarta, Rabu, 2 Oktober 2019.

    Menurut Hendrawan, ketidaksengajaan itu dibingkai seakan-akan ada rivalitas antara PDIP dan NasDem. Kejadian Megawati dan Surya Paloh itu terekam dalam video tayangan acara pelantikan yang disiarkan salah satu stasiun televisi swasta nasional. Penggalan tayangan itu beredar di media sosial.

    Dalam pelantikan kemarin siang tak semua wartawan dapat masuk ke ruang acara. Hanya kamerawan televisi dan fotografer yang diperbolehkan. Megawati tampak berjalan melewati tempat duduk sejumlah tokoh. Orang pertama yang dilaluinya adalah Agus Harimurti Yudhoyono, putra sulung Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. AHY menangkupkan tangannya ke arah Megawati.

    Di samping AHY ada politikus Golkar Rizal Mallarangeng, yang kemudian mengulurkan tangan kepada Megawati untuk bersalaman. Megawati pun menyalami Rizal. Melihat itu, AHY tampak ingin mengulurkan tangan untuk ikut bersalaman, tetapi Megawati sudah berjalan berlalu dari depannya.

    Di samping Rizal itulah berdiri Surya Paloh. Saat akan lewat di depan Surya Paloh, Megawati malah memalingkan wajah ke arah lain dan tersenyum. Surya Paloh yang tadinya berdiri pun langsung duduk. Wajahnya masam.

    Setelah melewati Surya Paloh, Megawati kembali menyalami tokoh-tokoh lain, yakni Wakil Presiden 2019-2024 Ma'ruf Amin dan pelaksana tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa.

    Hubungan Megawati dan Surya Paloh memang sempat disebut-sebut merenggang beberapa waktu lalu. Surya Paloh dianggap membuat poros sendiri dengan mengundang tiga ketua umum partai koalisi Jokowi ke kantornya di Gondangdia, Jakarta Pusat.

    Selang beberapa hari, giliran Megawati mengundang Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ke rumahnya di Teuku Umar, Jakarta Pusat. Di hari yang sama dengan pertemuan itu, Surya juga mengundang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke kantornya.

    Ketua DPP NasDem Martin Manurung juga meminta momen itu tak dibesar-besarkan. "Enggak usah terlalu dibesar-besarkan lah. Pak Surya kan itu sudah menunjukkan gesture berdiri kan, Ibu mega pas lagi lihat ke kiri. Kita berprasangka baik saja lah," ujar Martin di lokasi yang sama.

    DEWI NURITA | BUDIARTI UTAMI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.