189 Orang NTB di Wamena, 71 Orang Masih Status Merah

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga memadati Pangkalan TNI AU Manuhua Wamena, Jayawijaya, Papua, Rabu 25 September 2019. Warga Wamena mulai mengungsi meninggalkan Wamena menggunakan pesawat Hercules pascakerusuhan pada Senin (23/9/2019). ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra

    Warga memadati Pangkalan TNI AU Manuhua Wamena, Jayawijaya, Papua, Rabu 25 September 2019. Warga Wamena mulai mengungsi meninggalkan Wamena menggunakan pesawat Hercules pascakerusuhan pada Senin (23/9/2019). ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra

    TEMPO.CO, Mataram - Ketua Forum Tagana Nusa Tenggara Barat Amran mengatakan ada 71 orang NTB yang masih berada di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. ''Mereka semua selamat dari amukan massa,'' katanya, Senin, 30 September 2019.

    Amran yang juga Penanggung Jawab Logistik Bencana Dinas Sosial NTB mengatakan sebenarnya ada 189 orang NTB yang merantau di Wamena. Namun, ketika kerusuhan pecah, sudah banyak yang dipulangkan. 

    Rinciannya, 30 orang sudah meninggalkan Papua menuju berbagai kota di Jawa dan NTB.

    Kemudian, 62 orang dalam status kuning karena berada di tempat pengungsian Batalion 751 di Sentani sekitar dua jam perjalanan dari Jayapura.

    Sisanya, 71 orang dalam status merah karena masih harus diungsikan dari berbagai distrik di Wamena.

    Berdasarkan data yang diterima oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi NTB Najamaudin Amy menjelaskan evakuasi para warga NTB asal Bima dilakukan sesuai kebutuhan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.