Mina Dilanda Hujan Deras, Tenda Jemaah Haji Kebanjiran

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan umat muslim melempar batu saat melaksanakan rukun haji lempar jumroh di Mina, Arab Saudi, 11 Agustus 2019. Puluhan ribu pasukan keamanan, termasuk polisi dan pertahanan sipil, dikerahkan untuk pengamanan ibadah haji. REUTERSUmit Bektas

    Puluhan umat muslim melempar batu saat melaksanakan rukun haji lempar jumroh di Mina, Arab Saudi, 11 Agustus 2019. Puluhan ribu pasukan keamanan, termasuk polisi dan pertahanan sipil, dikerahkan untuk pengamanan ibadah haji. REUTERSUmit Bektas

    TEMPO.CO, Mina-Hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Mina, Mekkah, Arab Saudi, sekitar pukul 15.30 waktu setempat, Senin, 12 Agustus 2019. Sejumlah jemaah haji yang melakukan lempar jumrah pun basah kuyup diguyur derasnya hujan.

    "Sejak siang memang sudah mendung, awan hitam kian tebal dan hujan deras akhirnya turun," ujar jemaah haji asal Indonesia, Gilang Rahadian.

    Bersama sejumlah jemaah Indonesia lainnya, Gilang sempat tertahan di jembatan yang merupakan pintu keluar dari jamarat, tempat melontar jumrah di Mina. Saat itu, hujan lebat disertai angin kencang membuat jemaah haji menepi di jembatan. Namun petugas meminta jemaah tetap berjalan kaki di tengah hujan agar tak terjadi penumpukan di pintu keluar.

    Akibat hujan, tenda-tenda yang merupakan maktab jemaah haji pun kebanjiran. Salah satunya adalah maktab 111 yang merupakan tenda jemaah haji khusus. Selain banjir, listrik pun mati.

    Menginap atau mabit di Mina adalah salah satu rukun haji yang wajib dijalani jemaah pada hari-hari tasrik yaitu 11, 12 dan 13 Dzulhijah atau 12, 13 dan 14 Agustus 2019. Pada hari itu, jemaah menjalankan kewajiban melontar jumrah.

    Sehari sebelumnya, hujan lebat disertai angin kencang juga melanda kawasan Arafah. Saat itu, jemaah haji sedang melakukan wukuf atau berdiam diri di Arafah sejak matahari tergelincir hingga tenggelam.

    DEWI RINA (MINA)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.