PSI: Jangankan Partai Gurem, Warga Biasa Berhak Usulkan Menteri

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PSI Grace Natalie sempat kesulitan membuka helmnya ketika tiba di gerbang depan Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 18 Juli 2019. TEMPO/Friski Riana

    Ketua Umum PSI Grace Natalie sempat kesulitan membuka helmnya ketika tiba di gerbang depan Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 18 Juli 2019. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta- Ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengatakan setiap warga negara berhak mengusulkan calon menteri kepada presiden terpilih Joko Widodo. Mengusulkan calon menteri, kata dia, tak hanya hak partai politik, termasuk partai kecil.

    “Jangankan partai gurem, setiap warga negara berhak mengusulkan (calon menteri). Bedakan dengan minta jatah ya. Tidak ada unsur pemaksaan sama sekali,” kata Grace Natalie kepada Tempo di Jakarta, Rabu, 31 Juli 2019.

    Sebelumnya, Sekertaris Jendral Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan berujar partai-partai kecil di koalisi Indonesia Kerja sudah berkontribusi terhadap pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amim. Dia pun sepakat partai-partai gurem tersebut perlu diberi apresiasi.

    Namun, kata Daniel, apresiasi yang diberikan kepada partai yang tak lolos ke parlemen tak mesti berwujud kursi menteri. "Ya kan bisa dalam banyak hal, tidak harus kabinet," kata Daniel.

    Grace menuturkan, sebagai warga negara, ia mengharapkan agar kepala negara didukung dengan sosok-sosok yang memiliki integritas dalam membangun Indonesia ke depan, terlepas sosok tersebut berasal dari partai atau tidak.

    “Kami sebagai bagian dari warga negara Indonesia, ingin agar Pak Jokowi didampingi dengan punggawa-punggawa yang berkualitas, punya integritas, siap bekerja mengikuti ritme Pak Jokowi, dan punya track record baik. Tidak masalah berasal dari partai atau nonpartai. Esensinya itu," ujar Grace.

    Partai-partai tak lolos parlemen sebelunya menemui Presiden Jokowi di Istana. Antara lain ialah PSI, Partai Hanura dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia. Mereka datang ke Istana membawa kader-kader terbaiknya untuk diusulkan sebagai menteri.

    FIRA PRAMESWARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.