Bertemu Sandi, Erick Thohir: Sandi Makin Kurus, Saya Makin Gemuk

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua TKN Jokowi-Amin, Erick Thohir memberi sambutan saat acara

    Ketua TKN Jokowi-Amin, Erick Thohir memberi sambutan saat acara "Panggung Gemb1ra" Relawan Milenial KitaSatu di Jakarta, Ahad, 21 April 2019. Dalam acara ini relawan diingatkan agar tetap menunggu hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU). TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Eks calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno bertemu dengan Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir dalam acara kolaborasi bertajuk Young Penting Indonesia di Kemang Village, Sabtu sore, 13 Juli 2019. Keduanya tampil sepanggung sebagai pembicara.

    Baca juga: Digosipkan Jadi Menteri Kabinet Jokowi, Ini Jawaban Erick Thohir

    Pertemuan ini merupakan pertemuan pertama keduanya pascapemilihan presiden 2019. "Lama enggak ketemu, ini yang pertama setelah pilpres. Bang Sandi makin kurus, saya makin gemuk," ujar Erick berseloroh di Kemang Village, Sabtu sore, 13 Juli 2019.

    Sandiaga Uno mengatakan, pertemuan ini sudah sekitar dua pekan direncanakannya dan tidak ada hubungannya dengan rencana pertemuan Jokowi dan Prabowo siang tadi. "Saya tadi pagi nonton Pak Prabowo dan Pak Jokowi ketemu, saya pikir jangan-jangan mereka enggak mau keduluan kami, jadi mereka bilang: kita harus ketemu dulu, bro," ujar Sandiaga Uno di lokasi yang sama.

    Sandiaga menyebut, pertemuan tersebut bukan dalam rangka rekonsiliasi, karena sejak dulu Sandiaga dan Erick memang bersahabat. "Saya sama Pak Erick enggak perlu rekonsiliasi. Rekonsiliasi itu, kan, kalau ada permusuahan," ujar Sandiaga.

    Acara ini difasilitasi kelompok relawan dari dua paslon yakni KitaSatu dan Gerakan Milienal Indonesia (GMI). Inisiator acara ini, Arief Rosyid mengatakan, acara ini memang sengaja digelar di tengah desakan rekonsiliasi yang menguat.

    "Kami para milienal ingin segera mengakhiri rivalitas Pilpres. Kita perlu bergerak dari tahapan kompetisi ke tahapan kolaborasi, sama-sama membangun bangsa,” ujar pria yang juga Koordinator Jubir Milenial TKN Jokowi-Amin ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Diduga Ada Enam Perkara Di Balik Teror Terhadap Novel Baswedan

    Tim gabungan kepolisian menyebutkan enam perkara yang ditengarai menjadi motif teror terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan.