Kejanggalan Pelaku Bom Kartasura Sebelum Menyerang

Reporter:
Editor:

Fransisco Rosarians Enga Geken

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • SUKOHARJO- Beberapa warga Dusun Kranggan Kulon, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah mengisahkan kejanggalan yang terjadi sebelum Rofik Asharudin melakukan serangan bom bunuh diri ke Pos Polisi di Simpang Tiga Tugu Kartasura atau Bom Kartasura, pukul 22.30 WIB, 3 Juni lalu.

    BACA: Terduga Pelaku Bom Kartasura Tertutup Sejak Lulus Sekolah

    Salah satu tetangganya, Endang mengatakan, Rofik masih berada di teras rumahnya hingga Sore Hari. "Dia sedang duduk di depan rumah," kata dia kepada TEMPO, Selasa, 4 Juni 2019. 

    Akan tetapi, menurut Endang, ada yang tak wajar pada penampilan Rofik saat itu. Dia memaparkan, Rofik mengenakan pakaian kaos berwarna hitam dan celana jenis jeans -- persis yang digunakan Rofik saat meledakan diri. 

    "Selama ini tidak pernah terlihat mengenakan jeans," kata Endang. "Rofik biasa pakai celana kain dengan ukuran di atas mata kaki."

    BACA: Cerita Saksi Saat Bom Kartasura

    Tetangga lainnya, Haryono mengatakan, Rofik sempat berbincang istrinya menjelang Sore Hari. Saat itu, tiba-tiba Rofik meminta untuk potong rambut kepada Istri Haryono. "Memang sudah agak panjang rambutnya," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.