Cerita Saksi Saat Ledakan Bom Kartasura

Reporter:
Editor:

Fransisco Rosarians Enga Geken

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang  anggota kepolisian menjaga lokasi kejadian ledakan di Pos Pantau Arus Mudik Joglosemar, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa, 4 Juni 2019. Sebuah ledakan diduga bom terjadi di pertigaan Kartasura, Sukoharjo, Senin malam 3 Juni 2019. ANTARA

    Seorang anggota kepolisian menjaga lokasi kejadian ledakan di Pos Pantau Arus Mudik Joglosemar, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa, 4 Juni 2019. Sebuah ledakan diduga bom terjadi di pertigaan Kartasura, Sukoharjo, Senin malam 3 Juni 2019. ANTARA

    SUKOHARJO- Sejumlah saksi bercerita tentang situasi saat Rofik Asharuddin, terduga pelaku upaya bom bunuh diri, meledakan diri di Pos Polisi yang berada di pertigaan jalan Kartasura, Sukoharjo, dini hari kemarin. 

    Menurut Wahyu, salah satu Pedagang Soto di sekitar lokasi, suara bom yang digunakan Rofik memiliki suara yang cukup keras. "Semua pembeli juga kaget (mendengar suara ledakan)," kata dia kepada TEMPO, 4 Juni 2019.

    BACA: Ada Ledakan Bom Pertigaan Kartasura Ditutup Total

    Wahyu mengatakan, sontak sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi langsung tertuju pada sumber suara ledakan. Mereka melihat asap putih tipis membumbung dari Pos Polisi Kartasura. 

    Dari lokasi yang tak jauh, menurut Wahyu, terlihat sesosok orang yang tergeletak dan bersimbah darah di lantai. Polisi yang berada di dalam dan luar pos langsung melakukan pengamanan lokasi kejadian. 

    Berdasarkan pantauan TEMPO, meski disebut bersuara keras, efek bom bunuh diri Rofik tak menyebabkan kerusakan besar. Pos polisi hanya menjadi kotor akibat jelaga ledakan yang menempel di dinding.

    Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Rycko Amelza Daniel juga mengatakan, tak ada polisi yang menjadi korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dia juga memastikan pelaku dalam kondisi hidup dan tengah menjalani perawatan intensif. "Saat ini kondisinya kritis," kata dia.

    BACA: Pria Diduga Pelaku Ledakan Sukoharjo Masih Hidup


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.