Komisi Yudisial Buka Pendaftaran Seleksi Hakim Agung dan Ad Hoc

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Komisi Yudisial, Aidul Fitri Azhari, saat memberikan keterangan terkait OTT KPK yang menciduk hakim dan panitera di Pengadilan Negeri Tangerang. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Ketua Komisi Yudisial, Aidul Fitri Azhari, saat memberikan keterangan terkait OTT KPK yang menciduk hakim dan panitera di Pengadilan Negeri Tangerang. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Yudisial membuka pendaftaran untuk seleksi hakim agung dan calon hakim ad hoc pada Mahkamah Agung tahun 2019. Dalam seleksi kali ini, MA membutuhkan sebelas hakim agung dan sembilan hakim ad hoc.

    "Komisi Yudisial kembali membuka penerimaan calon hakim agung dan calon hakim ad hoc pada Mahkamah Agung tahun 2019," kata Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY, Aidul Fitriciada Azhari di kantor KY, Jakarta, Selasa, 28 Mei 2019.

    Aidul mengatakan untuk sebelas calon hakim agung, MA membutuhkan empat hakim agung untuk kamar perdata, tiga hakim agung untuk kamar pidana, dua hakim agung untuk kamar militer dan satu hakim agung untuk kamar agama.

    Baca juga: Seleksi Hakim Agung, Ini Pendapat Soal ...

    Sementara untuk hakim ad hoc, MA membutuhkan tiga hakim tindak pidana korupsi dan enam hakim ad hoc Hubungan Industrial. Untuk hakim ad hoc Hubungan Industrial pada MA berasal dari unsur Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) sebanyak tiga orang dan serikat pekerja atau serikat buruh berjumlah tiga orang.

    Calon hakim yang ingin mengikuti seleksi ini dapat mengunduh berkas persyaratan di situs komisiyudisial.go.id. Proses pengajuan berkas usulan akan dibuka selama 15 hari mulai 28 Mei sampai 25 Juni 2019. Selanjutnya, pendaftaran seleksi dapat dilakukan secara daring melalui situs rekrutmen.komisiyudisial.go.id.

    Mereka yang ingin mendaftar dapat menyerahkan berkas langsung ke alamat Gedung KY paling lambat 25 Juni 2019. Berkas persyaratan untuk seleksi hakim agung dimasukan ke dalam map berwarna hijau, berkas persyaratan calon hakim ad hoc Tipikor dimasukan ke dalam map berwarna merah, dan berkas persyaratan calon hakim ad hoc Hubungan Industrial dimasukkan ke dalam map kuning.

    Berkas dikirim paling lambat 25 Juni 2019 (stempel pos) ke Komisi Yudisial RI u.p. Sekretariat Panitia Seleksi Calon Hakim Agung atau Sekretariat Panitia Seleksi Calon Hakim ad hoc Jalan Kramat Raya No. 57, Jakarta Pusat 10450, telp :(021) 3905876-77/31903661, faks: (021) 31903661. "Diterima paling lambat 25 Juni 2019 pukul 16.00 WIB jika diantar langsung ke Kantor KY," kata Aidul.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.