Dilaporkan Makar, Lieus Sungkharisma: Gila, Eike Kena Makar

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Ketua MusTi Jusuf Hamka, Ahmad Dhani, Farhat Abbas dan Ketua KomTAK Lieus Sungkharisma sepakat akan memberikan penghargaan Man Of The Year 2016 pada Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab atas kiprahnya memimpin aksi 411 dan 212, 20 Desember 2016. TEMPO/Ahmad Faiz

    (ki-ka) Ketua MusTi Jusuf Hamka, Ahmad Dhani, Farhat Abbas dan Ketua KomTAK Lieus Sungkharisma sepakat akan memberikan penghargaan Man Of The Year 2016 pada Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab atas kiprahnya memimpin aksi 411 dan 212, 20 Desember 2016. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru kampanye Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo - Sandiaga Uno, Lieus Sungkharisma menilai ada ada perbedaan perlakuan saat kubunya melaporkan kubu lain, dibandingkan laporan yang diajukan kepada kubunya. "Kami lapor, susah (ditanggapi). Dia lapor, cepat (diproses)," ujar Lieus di Resto Batik Kuring, Jakarta, Rabu 8 Mei 2019.

    Lieus merasa keren dilaporkan ke polisi dengan tuduhan maker. “Gila, eike kena makar. Gue merasa keren banget, nih, emang gampang kena makar?”

    Baca: Lieus Sungkharisma Minta Jokowi Turun Tangan ...

    Lieus bersama Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) Kivlan Zen dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran berita bohong dan makar pada 7 Mei 2019. Pelapornya adalah Eman Soleman.

    Laporan terhadap Kivlan diterima polisi tertanggal 7 Mei 2019. Dalam tanda terima laporan yang diterima Tempo, Kivlan dilaporkan oleh seseorang bernama Jalaludin.

    Baca: Kivlan Zen Dilaporkan ke Polisi dengan Tuduhan Makar

    Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo, dalam laporan itu pelapor turut menyertakan barang bukti berupa flashdisk yang berisi video pernyataan dari Kivlan Zen dan Lieus. "Barang buktinya adalah isi ceramah keduanya," kata dia di kantornya, Jakarta Selatan pada Rabu, 8 Mei 2019.

    Lieus mengaku siap dipanggil setiap saat. Meski dilaporkan Lieus Sungkharisma mengatakan takkan berhenti dan akan menyerukan ketidakadilan, seperti yang dilakukannya sekarang. "Kami tunggu (pemanggilan)," ujarnya.

    FIKRI ARIGI | ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.