Ketua BPN Prabowo Mengaku Tak Tahu Aksi Kivlan Zen di KPU Besok

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kivlan Zen di antara para ulama saat Apel Siaga FPI Jawa Barat di depan Gedung Sate, Bandung, 31 Mei 2016. TEMPO/Prima Mulia

    Kivlan Zen di antara para ulama saat Apel Siaga FPI Jawa Barat di depan Gedung Sate, Bandung, 31 Mei 2016. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta-Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso, mengaku tak tahu menahu ihwal rencana aksi unjuk rasa yang digalang mantan Kepala Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayor Jenderal (Purnawirawan)  Kivlan Zen di depan gedung Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilihan Umum besok.

    "Ora ngerti aku (tidak tahu saya), baru tahu sekarang," kata Djoko di rumah Prabowo, Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 8 Mei 2019.

    Baca: 9 Mei, Kivlan Zen akan Gelar Unjuk Rasa di Bawaslu dan KPU

    Djoko juga tak menjawab tegas saat ditanya apakah rencana aksi tersebut sudah dikoordinasikan dengan BPN Prabowo-Sandi. Dia hanya berujar pada dasarnya setiap orang berhak berserikat, berkumpul, dan mengutarakan pendapat.

    Hal itu, ujar purnawirawan jenderal Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ini, dijamin dalam pasal 28 Undang-undang Dasar 1945. "Ya kalau mau, itu hak menyatakan pandangan politik silakan saja," ujar Djoko.

    Kivlan Zen dan sejumlah pendukung Prabowo-Sandi berencana menggelar aksi demonstrasi di KPU dan Bawaslu pada Kamis besok, 9 Mei 2019. Aksi itu bertujuan meminta lembaga penyelenggara dan pengawas pemilu tersebut mendelegitimasi pasangan calon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

    "Siapa pun yang menghalangi kita lawan,” kata Kivlan Zen dalam konferensi pers di Jalan Tebet Timur Dalam, Jakarta, Ahad, 5 Mei 2019.

    Simak: Kubu Jokowi Kecam Rencana Kivlan Zen Demo di KPU dan Bawaslu

    Dalam pesan yang disebarkan juru kampanye nasional BPN Prabowo-Sandiaga, Ansufri Idrus Sambo, aksi akan dimulai mulai pukul 13.00 WIB atau selepas dzuhur. Para peserta aksi diajak untuk salat terlebih dulu di Masjid Istiqlal. "Ayo jihad konstitusional, aksi rakyat turun ke jalan, kepung Bawaslu dan KPU," demikian tertulis dalam pesan tersebut.

    Selain Kivlan Zen ada nama-nama lain yang disebut menjadi inisiator, yakni mantan Menteri Dalam Negeri Letnan Jenderal (Purnawirawan) Syarwan Hamid, politikus Partai Gerindra Permadi, dan politikus Partai Amanat Nasional Eggi Sudjana.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.