Ditjen PAS Selidiki Penyalahgunaan Izin Berobat Setya Novanto

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa mantan ketua DPR Setya Novanto, menahan ngantuk saat mengikuti sidang lanjutan mendengarkan keterangan saksi meringankan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, 15 Maret 2018. TEMPO/Imam Sukamto

    Terdakwa mantan ketua DPR Setya Novanto, menahan ngantuk saat mengikuti sidang lanjutan mendengarkan keterangan saksi meringankan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, 15 Maret 2018. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta-Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia akan menyelidiki dugaan penyalahgunaan izin berobat oleh terpidana kasus korupsi proyek KTP elektronik, Setya Novanto. Penyelidikan dilakukan setelah mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu terpergok tengah makan nasi Padang di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta, Senin, 29 April 2019.

    “Ditjen PAS sedang menindaklanjuti kabar tersebut,” kata juru bicara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Ade Kusmanto saat dihubungi, Senin, 29 April 2019.

    Baca: Pemilu, Setya Novanto dan 400-an Narapidana Sukamiskin Nyoblos

    Sebelumnya beredar kabar bahwa Setya Novanto tengah melahap makan siang nasi Padang di restoran yang berada di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Padahal seharusnya dia  menjalani hukuman 15 tahun penjara  di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

    Ade mengatakan Setya memang sedang berada di luar lapas untuk mendapat perawatan di RSPAD Gatot Subroto. Setya didiagnosa mengidap Arimia, kelainan pembuluh darah jantung, vertigo, perifier, nyeri punggung bawah, diabetes mellitus tipe 2, dan gagal ginjal kronis. Dokter lapas, Susi Indrawati, dan dokter luar lapas, Ridwan Siswanto, merekomendasikan agar Setya dirawat di RSPAD.

    Simak: Cicil Duit Ganti Korupsi E-KTP, Setya Novanto Jual Rumah Cipete

    Menurut Ade rekomendasi itu diberikan sejak 26 Maret 2019. Sementara, Setya telah dirawat di RSPAD Gatot Subroto sejak 24 April 2019. Izin berobat ke luar lapas itu telah disetujui oleh Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat.

    Ade menuturkan izin berobat ke luar lapas itu diberikan dengan syarat harus memenuhi sejumlah prosedur dan tidak menyalahgunakan wewenang. Menurut dia, saat ini Ditjen PAS tengah memeriksa ada tidaknya prosedur yang dilanggar saat Setya Novanto makan nasi Padang di lingkungan RSPAD Gatot Subroto. “Ditjen PAS akan menindak tegas apabila ada penyalahgunaan izin berobat lanjutan di RSAPD,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.