Ketua DPRD Sebut Jokowi Tolak Bupati Mandailing Natal Mundur

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden nomor urut 01 KH. Ma'ruf Amin merayakan hari Ulang Tahunnya bersama para relawan saat menghadiri acara Tabligh Akbar di Mandailing Natal, Sumatera Utara, 11 Maret 2019. Perayaan Hari Ulang Tahun Ma'ruf Amin ini juga dihadiri menantu Jokowi Muhammad Bobby Nasution, Bupati Mandailing Natal berserta wakilnya, pengurus Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf Sumut, serta tokoh politik, ulama, serta tokoh masyarakat. FOTO/TKN

    Calon wakil presiden nomor urut 01 KH. Ma'ruf Amin merayakan hari Ulang Tahunnya bersama para relawan saat menghadiri acara Tabligh Akbar di Mandailing Natal, Sumatera Utara, 11 Maret 2019. Perayaan Hari Ulang Tahun Ma'ruf Amin ini juga dihadiri menantu Jokowi Muhammad Bobby Nasution, Bupati Mandailing Natal berserta wakilnya, pengurus Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf Sumut, serta tokoh politik, ulama, serta tokoh masyarakat. FOTO/TKN

    TEMPO.CO, Jakarta - Surat pengunduran diri Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution, dilaporkan telah ditolak Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi. Penolakan dilakukan Jokowi melalui sambungan telepon menantunya, Bobby Afif Nasution.

    Baca juga: Bupati Mandailing Natal Kirim Surat Mundur Diduga Terkait Pilpres

    Kabar penolakan Jokowi disampaikan Ketua DPRD Mandailing Natal Marganti Batubara setelah berjumpa langsung dengan Bupati Dahlan pada Ahad malam, 21 April 2019.

    “Beliau sudah ditelepon Presiden langsung dan enggak diterima (permohonan pengunduran diri). Memang itu sudah usaha, bagaimana lagi, kata Pak Presiden,” ujar Ketua DPRD Mandaling Natal, Marganti Batubara, menirukan ucapan Bupati Dahlan dalam percakapan dengan Jokowi.

    Marganti mengungkap jika Jokowi meminta Bupati Dahlan untuk tidak resah dan merasa bersalah terhadap kekalahan pasangan nomor urut 01 di Mandailing Natal. Sebab seperti yang disampaikan Jokowi, Bupati Mandailing Natal sudah berusaha maksimal dalam mensosialisasikan apa yang sudah dan akan dilakukan Jokowi jika kembali terpilih sebagai Presiden.

    Bahkan menurut Marganti, Bupati Dahlan diminta untuk melakukan konferensi pers untuk menjelaskan duduk persoalan. Sehingga masyarakat khususnya di Mandailing Natal tidak semakin resah menanggapi pengunduran diri bupati yang terpilih pada 2015 yang lalu tersebut.

    Disisi lain, Marganti menyebut jika surat yang dibuat Bupati Dahlan bukanlah surat pengunduran diri. Tapi surat yang bertujuan meminta pertimbangan kepada Presiden.

    “Surat itu jelas tembusan ke Menko Perekonomian, Darmin Nasution. Kalau dia benar-benar ingin mengundurkan diri, pasti suratnya ke DPRD saja langsung, ngapain ke Presiden. Kan ini permohonan dia ke Presiden, jadi kayak minta pertimbangan,” kata Marganti.

    Baca juga: Soal Bupati Mandailing Natal, Sudirman: Janji Mundur Jika Kalah?

    Meski demikian, jika pada akhirnya Bupati Mandailing Natal Dahlan tetap mengirimkan surat pengunduran diri ke DPRD Mandailing Natal, pihaknya akan tetap menindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku.

    Bupati Dahlan mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi. Hal ini diduga terkait hasil Pilpres 2019 yang tak memuaskan di Mandailing Natal. Berdasarkan rekapitulasi sementara, di Mandailing Natal suara Jokowi kalah dari Prabowo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.