Bupati Mandailing Natal Kirim Surat Mundur Diduga Terkait Pilpres

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution. Wikipedia

    Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution. Wikipedia

    TEMPO.CO, Jakarta - Surat pengunduran diri Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution tersebar lewat pesan percakapan. Dahlan dalam surat itu diduga mengundurkan diri karena kecewa dengan hasil pemilihan presiden atau Pilpres 2019 di Mandailing Natal.

    Baca juga: Sepuluh Lembaga Survei Buka Data Hitung Cepat Pilpres 2019

    Surat yang diajukan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi melalui Menteri Dalam Negeri itu diduga terkait kekalahan pasangan Jokowi - Ma'ruf di Madina.

    Saat dikonfirmasi Tempo, Dahlan membenarkan surat pengunduran dirinya. Namun dirinya enggan menyebutkan alasan pastinya.

    “Ya benar (surat pengunduran dirinya). Saya lagi sakit ini, maaf ya,” ujar Dahlan saat dikonfimasi melalui sambungan telepon pada Minggu siang, 21 April 2019.

    Meski tidak membeberkan secara jelas, namun isi surat nomor 019.6/1214/TUPIM/2019, menggambarkan penguduran dirinya terkait hasil Pemilihan Presiden di Kabupaten Mandailing Natal.

    Berikut isi lengkap suratnya :

    Dengan hormat

    Perlu kiranya kami sampaikan kepada Bapak dalam 3 (tiga) tahun terakhir pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal cukup siginifikan antara lain Pelabuhan Palimbungan, Pembangunan Rumah Sakit, lanjutan Pembangunan Jalan Lintas Pantai Barat, Rencana Pembangunan Bandara Udara Bukit Malintang, Rencana Pembangunan kembali Pasar Baru Panyabungan setelah terbakar pada bulan Syawal yang lalu dan lain-lain.

    Sejalan dengan uraian di atas dan mengingat pencerahan sudah cukup kami berikan kepada semua lapisan baik bersama beberapa putra daerah disertai ulama yang berdomisili di Jakarta/Medan, namun belum berhasil memperbaiki pola pikir masyarakat dalam mendukung berbagai Pembangunan, untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya kepada Bapak Presiden dan sebagai ungkapan rasa tanggung jawab atas ketidaknyamanan ini dengan segala kerendahan hati izinkan kami menyampaikan permohonan untuk berhenti sebagai Bupati Mandailing Natal.

    Perlu kiranya kami tambahkan walaupun kami nantinya tidak menjabat lagi sebagai Bupati, namun kami tetap Setia kepada Bapak dan berjanji siap membantu Bupati sepenuhnya manakala diperlukan.

    Demikian kami sampaikan, atas perhatian Bapak diucapkan terima kasih. Kami mendoakan kiranya Allah SWT selalu melindungi Bapak dan memberikan kekuatan sehingga mampu mempersembahkan kemajuan untuk Republik Indonesia Amin.

    Bupati Mandailing Natal,

    (Drs. H. Dahlan Hasan Nasution)

    Tembusan Yth:

    Bapak Menko Perekonomian RI Jakarta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.