Prajurit TNI Lanjutkan Garap Infrastruktur Trans Papua di Nduga

Reporter

Polisi dan TNI di Papua terlibat dalam baku tembak pada Rabu, 5 Desember, dengan kelompok separatis yang diyakini secara brutal membunuh 19 pekerja konstruksi di Distrik Mbua di Papua Barat. REUTERS

TEMPO.CO, Timika - Prajurit TNI akan melanjutkan pengerjaan proyek jalan dan jembatan Trans Papua.
Komandan Korem 172 /Praja Wira Yakti Kolonel Jonathan Binsar Sianipar menegaskan 600 prajurit TNI dari Batalyon 431 Kostrad Makassar dan Batalyon Zipur 8 Makassar yang sudah berada di Timika sejak Sabtu 9 Maret, 2019, akan segera dikirim ke Kabupaten Nduga untuk melanjutkan pekerjaan itu.

"Mulai pagi ini kami akan geser mereka ke titik masing-masing," kata Kolonel Binsar di Timika, Ahad, 10 Maret 2019. Para prajurit akan ditempatkan di ibu kota kabupaten, yaitu wilayah Kenyam dan Mbua. “Kami bekerja paralel di dua sektor itu.”

Baca: TNI Kirim 600 Personel Tambahan untuk Amankan Nduga 

Danrem 172/PWY Kolonel Jonathan Binsar Sianipar dipercaya sebagai Komandan Pelaksanaan Operasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Proyek Trans Papua. Prajurit yang ditugasi terdiri atas 150 prajurit Batalyon Zipur 8 mengerjakan jalan dan jembatan Trans Papua serta 450 prajurit Batalyon 431 Kostrad yang mengamankan lingkungan selama pekerjaan berlangsung. Mereka tiba Sabtu pagi di Pelabuhan Portsite Amamapare, Timika, Papua menggunakan KRI Dr Soeharso, kapal rumah sakit milik TNI-AL.

Di Kenyam, prajurit akan melanjutkan pekerjaan pembangunan jalan dan jembatan dari Kenyam menuju Batas Batu dan Mumugu Kabupaten Asmat.
Di wilayah atas, prajurit akan melanjutkan pekerjaan pembangunan jalan dan jembatan dari arah Mbua menuju Paro.

Dua lokasi di ruas jalan Trans Papua itu sebelumnya ditangani PT Brantas Abipraya dan PT Istaka Karya, namun terhenti sejak awal Desember 2018 setelah pembantaian belasan pekerja PT Istaka Karya oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata/KKSB.

Baca: Moeldoko Menjamin Jokowi Tak Akan Kembalikan Dwifungsi TNI

Para prajurit TNI yang dikirim ke Nduga diberi target hingga akhir tahun menyelesaikan pembangunan 30 jembatan di ruas jalan Trans Papua yang belum terselesaikan. "Kami harapkan paling tidak setengah dari proyek ini bisa selesai sampai akhir tahun.”

Pada 2019 ini setidaknya 70-80 persen dari 30 jembatan Trans Papua bisa diselesaikan. Pengerjaan proyek normalnya sekitar sembilan bulan, namun dalam perkembangannya bisa bertambah satu sampai dua bulan. “Yang jelas, kami menargetkan, proyek ini harus tuntas, apapun ceritanya," kata Binsar.

Danrem mengatakan terus berkoordinasi dengan Markas Besar TNI di Jakarta serta Kementerian PU-PR untuk menambah personel pasukan Zipur yang akan terlibat dalam pembangunan jalan dan jembatan Trans Papua agar progres pembangunan lebih cepat.

Menurut Danrem, pasukan yang dikirim ke Nduga untuk melanjutkan pembangunan jalan dan jembatan Trans Papua tidak terlibat dalam pengejaran KKSB pimpinan Egianus Kogoya selaku pihak yang dinilai paling bertanggung jawab dalam serangkaian aksi kekerasan bersenjata di Nduga selama ini. "Mereka khusus untuk bangun jalan dan jembatan.” Sedangkan pengejaran KKSB adalah satuan lain yang sudah berada di pegunungan.






Polisi Kantongi Identitas 11 Anggota KKB Penyerang Pekerja Trans Papua

3 jam lalu

Polisi Kantongi Identitas 11 Anggota KKB Penyerang Pekerja Trans Papua

Penyerangan KKB terhadap 14 orang pekerja proyek pembangunan jalan Trans Papua Barat terjadi pada Kamis, 29 September 2022. Empat orang tewas.


DPR Berkomitmen Wujudkan Peningkatan Kesejahteraan Prajurit

9 jam lalu

DPR Berkomitmen Wujudkan Peningkatan Kesejahteraan Prajurit

Sebagai SDM unggul, kapasitas dan kapabilitas prajurit TNI harus menjadi perhatian penting dari sisi pengetahuan kemiliteran maupun akademik yang mumpuni dan terlatih.


Soal Anggota TNI Tendang Aremania, KSAD Dudung Abdurachman Serahkan ke TGPF

1 hari lalu

Soal Anggota TNI Tendang Aremania, KSAD Dudung Abdurachman Serahkan ke TGPF

Menurut Dudung Abdurachman kekerasan yang dilakukan oleh anggota TNI itu kemungkinan bukan tanpa sebab.


Bamsoet Apresiasi Perjuangan TNI Pertahankan Kedaulatan NKRI

1 hari lalu

Bamsoet Apresiasi Perjuangan TNI Pertahankan Kedaulatan NKRI

Dala survei Litbang Kompas, sebanyak 92,7 persen masyarakat mengakui peran TNI sebagai penjaga kedaulatan negara.


Penuhi Syarat dan Ketentuan Menerima BSU Tahap 4

1 hari lalu

Penuhi Syarat dan Ketentuan Menerima BSU Tahap 4

Bantuan Subsidi Upah atau BSU merupakan bantuan senilai Rp 600 ribu yang diberikan pemerintah. Ini syarat penerima BSU tahap 4.


Rayakan HUT Ke-77, Berikut 5 Kendaraan Tempur TNI

1 hari lalu

Rayakan HUT Ke-77, Berikut 5 Kendaraan Tempur TNI

Dalam kesempatan HUT TNI ke-77 redaksi Tempo.co bakal membahas setidaknya 5 kendaraan tempur TNI. Berikut ulasannya:


Andika Perkasa soal Panglima TNI Baru: Presiden Pasti Pilih Secara Mendadak

1 hari lalu

Andika Perkasa soal Panglima TNI Baru: Presiden Pasti Pilih Secara Mendadak

Di tengah memasuki usia pensiun, sempat muncul juga wacana untuk memperpanjang masa jabatan Panglima TNI Andika Perkasa.


Jokowi Panggil Panglima TNI Usai Megawati Soroti Sistem Pertahanan Maju Mundur

1 hari lalu

Jokowi Panggil Panglima TNI Usai Megawati Soroti Sistem Pertahanan Maju Mundur

Presiden Jokowi memanggil Panglima TNI dan tiga kepala staf angkatan pada Senin lalu. Pertemuan itu untuk merespons pernyataan Megawati.


Kapolda Metro Jaya Fadil Imran Ucapkan Selamat Ulang Tahun TNI, Etalase Negara

1 hari lalu

Kapolda Metro Jaya Fadil Imran Ucapkan Selamat Ulang Tahun TNI, Etalase Negara

Kapolda Metro Jaya mengucapkan terima kasih ke jajaran Tentara Nasional Indonesia atau TNI pada ulang tahun ke-77 TNI.


Jokowi Tanya Tunjangan Prajurit Perbatasan: Gak Usah Takut Panglima

1 hari lalu

Jokowi Tanya Tunjangan Prajurit Perbatasan: Gak Usah Takut Panglima

Presiden Jokowi bertanya apakah tunjangan bagi para prajurit TNI di perbatasan sudah cukup. Para prajurit pun menyatakan cukup.