Saat Ganjar Pranowo Traktir Kupat Tahu 2 Pengemis di Magelang

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganjar Pranowo dan Taj Yasin setelah dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 5 September 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Ganjar Pranowo dan Taj Yasin setelah dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 5 September 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mentraktir makan tahu kupat dua pengemis yang biasa mangkal di Jalan Tentara Pelajar, Kota Magelang, Jumat, 22 Februari 2019.

    Baca juga: Ganjar Pranowo Duga Pelaku Teror Terima Pesan dari Seseorang

    Ajakan makan siang tersebut bermula saat Ganjar mampir di Warung Kupat Tahu Pojok di sela melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Magelang.

    Begitu turun dari mobil dinas, Ganjar yang hendak langsung masuk warung makan tiba-tiba dicegat dua perempuan pengemis yang sekadar ingin bersalaman dengan orang nomor satu di Pemprov Jateng itu.

    "Sudah makan belum?" tanya Ganjar dalam bahasa Jawa dan langsung mengajak kedua pengemis itu untuk santap siang.

    Sembari menunggu kupat tahu disajikan, Ganjar dan dua pengemis nampak asyik mengobrol sambil diiringi nyanyian pengamen yang juga biasa mangkal di depan warung tersebut.

    "Asli kulo Grabag, Pak, biasanya 'nggih namung buruh tandur' 15 ribu setengah hari upahnya (Asal saya Grabag, Pak, biasanya ya hanya buruh tani, upahnya 15 ribu setengah hari)," kata Sofyah.

    Suwartinah, rekan Sofyah menambahkan mereka membuat kerajinan tas keranjang atau mengemis jika tidak bekerja di sawah.

    "Mengemis sebagai sampingan saat tidak musim tanam, ini saja baru dapat Rp4.000, nanti dibagi dua," katanya kepada Ganjar.

    Begitu pesanan makanan disajikan, dua perempuan tersebut lantas menyantap kupat tahu.

    Ganjar juga memesankan beberapa porsi kupat tahu untuk anak dan cucu Sofyah, serta Suwartinah yang ada di rumah masing-masing.

    Baca juga:  Ganjar: Pelaku Teror Pembakaran Mobil di Jawa Tengah Terlatih

    Usai menyantap kupat tahu, kedua pengemis tersebut melantunkan selawat saat diminta Ganjar untuk menyanyikan lagu dengan diiringi pengamen yang biasa mangkal di tempat it.

    Bahkan, lantunan selawat mereka pun menggoda Ganjar Pranowo ikut menyanyi bersama.

    Sebelum meninggalkan warung kupat tahu, Ganjar berpesan agar keduanya menjaga kesehatan dan selalu rukun dengan saudara maupun teman-temannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.