LIPI: Penanganan Terorisme Era Jokowi Lebih Baik Ketimbang SBY

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anggota teroris. shutterstock.com

    Ilustrasi anggota teroris. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti LIPI Nostalgiawan Wahyudi menilai penanggulangan terorisme di era pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi - Jusuf Kalla lebih baik jika dibandingkan era Susilo Bambang Yudhoyono.

    Baca juga: Dua Polisi Jadi Korban Penembakan DPO MIT Poso

    "Jaman SBY kan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) baru dibentuk. Kalau sekarang (era Jokowi) lebih stabil. BNPT lebih bisa bekerjasama dengan Polri dan fokus pada baik itu pencegahan atau penanganan pasca-nya," ujar Nostalgiawan di kawasan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat pada Senin, 14 Januari 2019. Hanya saja, kata Nostalgiawan, program kerja BNPT belum tersusun secara jelas.

    Serupa dengan Nostalgiawan, Pengamat teroris dari Universitas Indonesia, Ridlwan Habib melihat penanganan kasus terorisme di era Presiden Jokowi membaik. Salah satu contohnya adalah angka kasus penangkapan hingga mati dan korban salah tangkap oleh aparat menurun.

    "Dalam segi statistik itu sebenarnya kasus penangkapan sampai mati yang terjadi di era Jokowi ini jauh lebih menurun daripada SBY," ujar Ridlwan di tempat yang sama.

    Ridlwan mencontohkan kasus penangkapan terhadap terduga teroris di Sumatera Utara yang ditembak mati karena berusaha kabur. Selain itu, dia juga mencontohkan kasus salah tangkap terhadap Wahono alias Bawor di Lampung pada 2010 lalu.

    Baca juga: Operasi Tinombala di Poso Diperpanjang, 7 Teroris Masih Dikejar

    "Kasus Wahono di Lampung, besoknya dia mau menikah, hari ini diambil Densus 88 dibawa ke Jakarta," ucap Ridlwan

    Karena undangan terlanjur disebar, pihak keluarga pun meminta adik Wahono yang menggantikannya menikahi mempelai wanita. Namun setelah diperiksa di Jakarta, rupanya tidak ditemukan bukti keterlibatan Wahono dalam aksi terorisme. Dia pun dilepas kembali.

    "Tapi intinya bahwa banyak sekali salah tangkap di era dulu. Di era Pak Jokowi ya kita harus fair itu lebih low, ada satu dua kasus tapi secara statistik jauh lebih menurun," kata Ridlwan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.