Iriana Jokowi Diangkat Sebagai Ratu Indoman di Sumatera Selatan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ibu Negara Iriana berbincang dengan anak-anak saat mengajak mereka makan siang di Saung Sewu Resto, Pesawaran, Lampung, Sabtu, 24 November 2018. Jokowi dan Iriana tampak akrab berbincang dengan anak-anak dalam kesempatan tersebut. ANTARA

    Ibu Negara Iriana berbincang dengan anak-anak saat mengajak mereka makan siang di Saung Sewu Resto, Pesawaran, Lampung, Sabtu, 24 November 2018. Jokowi dan Iriana tampak akrab berbincang dengan anak-anak dalam kesempatan tersebut. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Ibu Negara Iriana Jokowi diangkat dan dianugerahi gelar sebagai Ratu Indoman oleh Majelis Tinggi Adat Komering, Sumatera Selatan (Sumsel).

    Baca juga: HUT RI ke 73, Kemesraan Jokowi dan Iriana dari Selfie Hingga Jamu

    Penganugerahan tersebut dilakukan melalui upacara adat Komering yang digelar di Griya Agung, Palembang, Minggu pagi, 25 November 2018 sekitar pukul 09.00 WIB.

    Ibu Negara Iriana Joko Widodo hadir dalam acara tersebut bersama sang suami Presiden Joko Widodo yang juga mendapatkan anugerah gelar adat yakni Rajo Balaq Mangku Nagara.

    Pemangku Adat Majelis Tinggi Komering Sumatera Selatan Haji Romli sebelum upacara adat memberikan penjelasan singkat perihal makna gelar tersebut.

    "Ratu Indoman yang artinya sang ratu yang mengayomi dan tempat berkeluh kesah untuk memberikan pelindungan bagi keluarga," katanya.

    Haji Romli menilai selama ini, Ibu Negara Iriana telah mampu memberikan perlindungan kepada masyarakat, pengayom rakyat, dengan keramahtamahannya kepada semua orang.

    Ibu Negara Iriana Jokowi tampak mengenakan kebaya warna merah fanta dipadu dengan songket khas Palembang warna merah berbenang emas dan selendang senada.

    Ia mendampingi Presiden yang juga mengenakan busana khas Komering warna abu-abu dilengkapi topi dan sarung songket warna merah dengan benang emas.

    Gelar Ratu Indoman yang dianugerahkan kepada Iriana Jokowi sangat diapresiasi oleh Presiden Jokowi yang mengaku senang bersilaturahim dengan masyarakat adat Komering yang dianggapnya sebagai salah satu penjaga budaya asli Indonesia dan salah satu pelestari adat istiadat Indonesia.

    Baca juga: Spesies Burung di Indonesia Bertambah, Ada Nama Iriana Jokowi

    "Karena saya meyakini bahwa di dalam kemajuan Indonesia, adat, tradisi, dan kebudayaan bangsa adalah sumber energi besar bagi masyarakat kita," kata Presiden Jokowi.

    Ia mengatakan kebudayaan nusantara yang sangat beragam, kaya nilai-nilai luhur, kaya kearifan lokal, menjadi kepribadian bangsa dan menjadi modal dalam meraih kemajuan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.