Ridwan Kamil Lantik Dicky Sahromi Jadi Penjabat Bupati Cirebon

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuka rapat koordinasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemerintah Daerah Se Jawa Barat di Bandung, Selasa, 13 Nopember 2018. (dok Pemprov Jabar)

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon Dicky Sahromi sebagai penjabat Bupati Cirebon, Senin 19 November 2018.

Baca juga: Bupati Cirebon, Kepala Daerah ke-9 dari PDIP di Pusaran Korupsi

Ia menggantikan Bupati Sunjaya Purwadisastra yang kini mendekam di KPK karena terjaring operasi tangkap tangan dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan.

Menurut Ridwan Kamil, ia diperintahkan oleh Menteri Dalam Negeri untuk segera melantik penjabat Bupati Cirebon.

“Latar belakang dari OPD mana tidak perlu dipertanyakan,” kata Ridwan Kamil. Ia mengatakan bahwa pelantikan mendesak dilakukan mengingat Sekretaris Daerah yang saat ini menjadi pelaksana harian Bupati Cirebon tak boleh mengambil kebijakan yang sifatnya keuangan.
“Rutinitas boleh, keuangan tidak,” kata Ridwan Kamil.

Alasan ini penting mengingat Kabupaten Cirebon saat ini tengah membahas APBD Perubahan 2018 sekaligus APBD 2019. “Kalau Pj boleh membahas APBD di akhir tahun ini,” kata Ridwan Kamil. Pria yang akrab disapa Emil itu pun berharap pemerintahan bisa berjalan dengan lancar di Kabupaten Cirebon dan meminta kepada Pj dan seluruh pejabat di Kabupaten Cirebon untuk tidak mengulang kejadian negatif sebelumnya.

Selanjutnya Emil juga meminta agar latar belakang Dicky Sahromi tidak perlu dipertanyakan. “Karena semua pejabat sudah berpengalaman mengelola manajeman transisi seperti di Kabupaten Cirebon,” kata dia.

Selain itu, mereka bekerja berdasarka sistem, bukan individu. Sekalipun merangkap jabatan, Dicky Sahromi diyakini tetap bisa menjalankan kedua tugasnya dengan baik. “Kadishub Jabar jadi Pj Walikota Cirebon ga masalah. Masih jalan semua,” ungkap Emil. Hanya saja Emil meminta sejumlah aturan yang tidak membolehkan untuk dilakukan seorang Pj sesuai dengan PP No 49 tahun 2008. Diantaranya tidak boleh melakukan mutasi, tidak boleh melakukan kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan sebelumnya. “intinya tidak boleh jalan sendiri, harus dikonsultasikan dengan Kementerian Dalam Negeri,” kata Emil.

Dicky Sahromi seusai pelantikan mengungkapkan jika dirinya akan mematuhi sejumlah larangan yang telah disebutkan sebelumnya. “Tugas utama saya menjalankan pemerintahan (di Kabupaten Cirebon) agar tidak berhenti tetapi terus berjalan ke depan,” ujar Dicky.

Baca juga: Sunjaya Ditahan, Nasib Pemerintahan di Pundak Plh Bupati Cirebon

Hal pertama yang akan dilakukan Dicky sebagai penjabat Bupati Cirebon yaitu menyelesaikan anggaran perubahan. Juga membahas anggaran 2019.

Dicky pun mengaku akan berkoordinasi dengan semua pihak terkait, untuk bisa menjalankan pemerintahan dengan lancar di Kabupaten Cirebon. Menyinggung tugasnya sebagai kepala Pelaksana BPBD Jabar, Dicky yakin tidak akan menjadi halangan. “Ini dua tugas yang harus saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” kata dia.






Pengamat Sebut Peluang Ridwan Kamil Maju Capres Tertutup Setelah Gabung Golkar

2 hari lalu

Pengamat Sebut Peluang Ridwan Kamil Maju Capres Tertutup Setelah Gabung Golkar

Peluang Ridwan Kamil untuk maju calon presiden atau calon wakil presiden dinilai tertutup setelah resmi bergabung ke Golkar. Apa alasannya?


Ridwan Kamil Bantu Ambil Ijazah Siswa yang Ditahan Sekolah Negeri di Depok

2 hari lalu

Ridwan Kamil Bantu Ambil Ijazah Siswa yang Ditahan Sekolah Negeri di Depok

Dewan Kesehatan Rakyat Kota Depok meminta Ridwan Kamil mengeluarkan instruksi larangan menahan ijazah di sekolah negeri.


Soal Kemungkinan Ridwan Kamil Jadi Capres dari Golkar, Airlangga: Ada Mekanismenya

3 hari lalu

Soal Kemungkinan Ridwan Kamil Jadi Capres dari Golkar, Airlangga: Ada Mekanismenya

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto irit bicara soal kemungkinan Ridwan Kamil menjadi calon presiden dari partainya.


Surplus 1,5 Ton Beras, Ridwan Kamil Sebut Jawa Barat Tidak Perlu Impor

3 hari lalu

Surplus 1,5 Ton Beras, Ridwan Kamil Sebut Jawa Barat Tidak Perlu Impor

Ridwan Kamil mengatakan dengan adanya kenaikan harga beras, pihaknya akan melakukan intervensi ke pasar.


Kronologi Ridwan Kamil Gabung Partai Golkar, Kode Sudah Diberikan Jauh Hari

8 hari lalu

Kronologi Ridwan Kamil Gabung Partai Golkar, Kode Sudah Diberikan Jauh Hari

Ridwan Kamil gabung menjadi kader Partai Golkar, meski pernah gagalkan dukungan saat Kang Emil maju Pilgub Jabar lalu.


Ada Ridwan Kamil, Soekarwo, dan Dedi Mulyadi, Golkar Bisa Kuasai Jakarta dan Jawa

8 hari lalu

Ada Ridwan Kamil, Soekarwo, dan Dedi Mulyadi, Golkar Bisa Kuasai Jakarta dan Jawa

Bergabungnya Ridwan Kamil ke Partai Golkar bisa membuat partai berlambang beringin itu menguasai Pulau Jawa dan DKI pemilu 2024


Ridwan Kamil Gabung Golkar, Pengamat: Alternatif Capres atau Cawapres jika Airlangga Gagal Maju

8 hari lalu

Ridwan Kamil Gabung Golkar, Pengamat: Alternatif Capres atau Cawapres jika Airlangga Gagal Maju

Bergabungnya Ridwan Kamil ke Golkar memunculkan banyak kemungkinan yang mengubah kontestasi Pilpres 2024.


Bukan Ridwan Kamil, Golkar Tetap Sodorkan Airlangga ke KIB Sebagai Capres

9 hari lalu

Bukan Ridwan Kamil, Golkar Tetap Sodorkan Airlangga ke KIB Sebagai Capres

Ace Hasan menyebut Golkar tetap bakal mengajukan nama Airlangga sebagai capres ke KIB. Meski Ridwan Kamil yang memilki elektabilitas lebih tinggi


Top Nasional: Kejaksaan Sebut Richard Eliezer Tembak Yosua Tak Termasuk Perintah Jabatan, Partai Pendukung Kritik Ridwan Kamil

9 hari lalu

Top Nasional: Kejaksaan Sebut Richard Eliezer Tembak Yosua Tak Termasuk Perintah Jabatan, Partai Pendukung Kritik Ridwan Kamil

Kejagung menyebut tindakan Richard Eliezer Pudihang Lumiu menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat bukan termasuk perintah atasan.


Resmi Gabung Golkar, Begini Kiprah Politik Ridwan Kamil

9 hari lalu

Resmi Gabung Golkar, Begini Kiprah Politik Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi bergabung dengan Partai Golkar. Bagaimana kiprah politiknya?