Kata Meutia Soal Sikap Politik Keluarga Bung Hatta di Pilpres

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono bersama istri dan putri Bung Hatta, Meutia Farida Hatta (kanan), melakukan tabur bunga dan doa bersama memperingati 37 tahun berpulangnya Wakil Presiden RI pertama Mohammad Hatta, di TPU Tanah Kusir, Jakarta, 14 Maret 2017. Peringatan ini untuk mengenang jasa-jasa Mohammad Hatta sebagai tokoh proklamator kemerdekaan RI. TEMPO/Imam Sukamto

    Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono bersama istri dan putri Bung Hatta, Meutia Farida Hatta (kanan), melakukan tabur bunga dan doa bersama memperingati 37 tahun berpulangnya Wakil Presiden RI pertama Mohammad Hatta, di TPU Tanah Kusir, Jakarta, 14 Maret 2017. Peringatan ini untuk mengenang jasa-jasa Mohammad Hatta sebagai tokoh proklamator kemerdekaan RI. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Meutia Farida Hatta enggan berkomentar banyak soal sikap politik keluarga Bung Hatta dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

    Baca juga: Sandiaga Tak Mau Bantah-bantahan soal Bung Hatta

    Menurut Meutia menyampaikan sikap politik dengan menyatakan dukungan kepada salah calon bukan sesuatu yang perlu.

    "Gak ada alasan, nggak usahlah," ujar Muetia saat ditemui di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Jakarta Selatan, Selasa 13 November 2018.

    Meutia menyebutkan siapa pun yang akan terpilih menjadi presiden Indonesia harus menjadi pemimpin yang membangun rakyat seperti amanah dari pendiri bangsa.

    Menurut Muetia, menjadi pemimpin Indonesia sudah merupakan suatu yang telah digariskan oleh Tuhan, untuk membawa bangsa ini ke jalan yang sudah ditentukan, yaitu membangun negara, rakyat dan tanah air.

    Baca juga: Saat Cucu Bung Hatta Protes Kakeknya Disamakan dengan Sandiaga

    Muetia pun berkomentar soal nama Bung Hatta yang kerap dipolitisir dalam kontestasi politik khususnya Pilpres. Menurut dia para calon sebaiknya menjadi atau menampilkan diri dan kemampuannya sendiri, karena akan menjadi pemimpin di masa depan.

    "Kalau menaladani Bung Hatta itu bisa, ingin meniru tidak apa-apa, tapi belajarlah untuk itu," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.