Selasa, 13 November 2018

Di Balik Sikap Keras Deddy Mizwar Terhadap Proyek Meikarta

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar Menilai Waduk Sebagai Pendukung  Ketahanan Pangan

    Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar Menilai Waduk Sebagai Pendukung Ketahanan Pangan

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, angkat bicara mengenai kontroversi proyek Meikarta saat ia masih menjabat. Bahkan Deddy Mizwar sempat berbicara dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tentang kisruh Meikarta.

    Baca juga: Kasus Meikarta, KPK Akan Panggil Bos Lippo Group James Riady

    Deddy mengisahkan, di sela-sela acara peluncuran Program Kehutanan Sosial di Muara Gembong pada 1 November 2017 lalu, ia berbicara dengan Presiden Jokowi soal Meikarta. "Saya bilang ke Pak Jokowi, ‘Pak, ini menteri-menteri dan pejabat-pejabat sudah main bola liar, nih’," ujarnya mengungkapkan hal yang diomongkan dengan Jokowi saat itu.

    Deddy Mizwar adalah orang pertama yang mengungkap kejanggalan proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi jauh sebelum kasus suap perizinan yang melibatkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi. Saat itu, Deddy Mizwar mengungkapkan bahwa Meikarta belum mengantongi izin.

    "Topping off saat itu bukan Meikarta, tapi Orange County. Belum ada konstruksi satu senti pun di Meikarta karena belum ada rekomendasi, belum ada izin, enggak boleh ngebangun. Kami bongkar kalau dibangun," ujar Deddy Mizwar kepada wartawan di Bandung, Jumat, 19 Oktober 2018.

    Gara-gara sikap kerasnya, Deddy Mizwar sempat diserang beberapa pejabat. Mayoritas meminta Pemerintah Jawa Barat mempercepat perizinan proyek itu. Namun, kala itu, ia mengaku tak mau menanggapi karena tak mau gaduh. "Saya enggak mau counter, enggak maulah berantem di media dengan sesama pejabat," ucapnya.

    Baca juga: KPK Memprotes Pernyataan Denny Indrayana Terkait Meikarta

    Proyek Meikarta, yang disebut-sebut menempati lahan lebih dari 700 hektare, kenyataannya baru mengantongi izin peruntukan penggunaan tanah yang diterbitkan Kabupaten Bekasi seluas 84,6 hektare. “Ini kasusnya sudah nasional, bahkan melibatkan internasional, masuk Bursa Hong Kong kan. Jadi saya minta pandangan Bapak (Presiden) sebab saya enggak mungkin bisa mengubah tanpa ada revisi tata ruang. Saya bisa masuk penjara,” tutur Deddy Mizwar.

    Jawaban Presiden Jokowi membuatnya tenang. “Pak Jokowi kan lurus orangnya. Dia orang yang lurus, sederhana cara berpikirnya. Ya, aturannya begitu, ya, lakukan. Selesai,” kata Deddy Mizwar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?