Jumat, 19 Oktober 2018

Korban Meninggal Gempa dan Tsunami Palu Mencapai 2.002 Orang

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ungkapan terima kasih korban gempa dan tsunami melalui coretan tangan, terpasang di antara reruntuhan bangunan yang terdampak gempa dan tsunami di Kelurahan Mamboro, Palu, Sulawesi Tengah, Senin, 8 Oktober 2018. Susi Pudjiastuti juga mengerahkan Susi Air untuk mengevakuasi korban ke Balikpapan dan Mamuju. ANTARA

    Ungkapan terima kasih korban gempa dan tsunami melalui coretan tangan, terpasang di antara reruntuhan bangunan yang terdampak gempa dan tsunami di Kelurahan Mamboro, Palu, Sulawesi Tengah, Senin, 8 Oktober 2018. Susi Pudjiastuti juga mengerahkan Susi Air untuk mengevakuasi korban ke Balikpapan dan Mamuju. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah korban meninggal akibat gempa dan tsunami Palu di Sulawesi Tengah hingga Selasa pukul 08.54 Wita mencapai 2.002 orang. "Korban telah dikuburkan seluruhnya," tulis keterangan resmi dari Posko Komando Tugas Gabungan Terpadu yang diterima Tempo, Selasa 9 Oktober 2018.

    Baca juga: Pemerintah Batasi Jenis Bantuan Asing untuk Korban Gempa Palu

    Berdasarkan data tersebut, korban dikuburkan secara massal dan oleh keluarga masing-masing. Sebanyak 864 jenazah dikuburkan massal di Paboya, 35 jenazah di Pantoloan, dan 35 jenazah dikubur massal di Donggola. Adapun pemakaman oleh keluarga sebanyak 1.068 jenazah.

    Korban luka-luka berdasarkan data tersebut mencapai 4.084 orang. Rinciannya adalah korban luka di Kota Palu 1.549 orang, di Sigi 785, dan di Donggala sebanyak 1.750 orang.

    Korban hilang akibat gempa dan tsunami Palu dan Donggala ini mecapai 671 orang. Sedangkan kerusakan rumah tercatat 67.310 unit.

    Jumlah pengungsi menurut Kogasgabpad mencapai 74.044.

    "Tim Kogasgabpad hari ini melanjutkan evakuasi korban, membuka akses jalan untuk lokasi yang terisolir, dan memulihkan perekonomian masyarakat."

    Selain itu, tim juga mengumumkan bahwa listrik kini sudah kembali normal dan berfungsi seluruhnya. "Distribusi BBM sudah stabil dan distribusi Elpiji terus dilaksanakan," tulis posko Kogasgabpad.

    Baca juga: BNPB Kaji Perpanjangan Tanggap Darurat Terdampak Gempa Palu

    Sebelumnya Panglima Kogasgabpad Mayjen TNI Tri Suwandono mengimbau warga yang meninggalkan kota pasca gempa dan tsunami Palu untuk kembali.

    "Ekonomi sudah berjalan, bank-bank buka, rumah sakit operasional, listrik sudah mengalir baik, sekolah, air bersih juga begitu, dan lain sebagainya," katanya seperti dikutip Antara, pada Senin , 8 Oktober 2018.

    Ia mengajak masyarakat untuk kembali membangun kembali Palu, Donggala, dan Sigi, agar Sulawesi Tengah bisa bangkit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khashoggi Diduga Dijagal di Kediaman Konjen Arab Saudi

    Jamal Khashoggi mendatangi Konsulat Jenderal Arab Saudi namun tak pernah keluar lagi. Ada dugaan ia dijagal usai dibawa ke kediaman konsul jenderal.