Asman Abnur Perkuat Suara PAN di Kepulauan Riau

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asman Abnur. Dok.TEMPO

    Asman Abnur. Dok.TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Asman Abnur mengajukan pengunduran dirinya sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi kepada Presiden Joko Widodo. Nama Asman Abnur ada di dalam daftar calon legislator Partai Amanat Nasional dari daerah pemilihan Kepulauan Riau. “Mudah-mudahan terpilih lagi," kata Asman saat konferensi pers pengunduran dirinya dari jabatan menteri di Kantor Kementerian PAN RB, Selasa malam, 14 Agustus 2018.

    Asman merupakan lumbung suara Partai Amanat Nasional daerah pemilihan Kepulauan Riau pada pemilu 2014. Saat itu Partai Amanat Nasional mendapat satu dari tiga kursi yang diperebutkan di sana. Asman, yang mendapat suara terbanyak di antara calon PAN lainnya, terpilih sebagai anggota DPR. Ia, yang menjadi menteri, kemudian diganti oleh Siti Sarwindah melalui pergantian antarwaktu.

    Dua kursi daerah pemilihan Kepulauan Riau pada 2014 lalu dipercayakan kepada PDI Perjuangan, dan Partai NasDem. Dua kursi untuk PDI Perjuangan dan Partai NasDem saat ini ditempati oleh Dwi Ria Latifa, dan Nyat Kadir.

    Raihan PAN, PDI Perjuangan dan NasDem itu mengubah komposisi kursi DPR dari daerah pemilihan Kepulauan Riau. Semula kursi DPR dari kepulauan Riau dipegang oleh Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat.

    Pada Pemilu 2019 ini, PAN mengajukan empat orang dalam daftar calon legislator. Asman dan Siti Sarwindah kembali masuk di nomor urut 1 dan 3. Dwi Ria dan Nyat juga diajukan kembali oleh PDI Perjuangan dan NasDem. Keduanya berada di nomor urut 1 dari empat calon yang diajukan oleh masing-masing partainya itu.

    Total ada sebanyak 57 orang dalam daftar calon legislator dari 19 partai politik di daerah pemilihan Kepulauan Riau. PKPI satu-satunya partai yang tak mengajukan calon di daerah ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.