Ini Kesulitan dan Kebutuhan untuk Penanganan Korban Gempa Lombok

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi melihat kondisi korban gempa yang dirawat di rumah sakit darurat di tenda pengungsian Lombok Utara, NTB, Senin, 13 Agustus 2018. Rumah sakit darurat yang berada di lapangan itu merawat setidaknya 26 korban gempa. Foto: Biro Pers Setpres

    Presiden Jokowi melihat kondisi korban gempa yang dirawat di rumah sakit darurat di tenda pengungsian Lombok Utara, NTB, Senin, 13 Agustus 2018. Rumah sakit darurat yang berada di lapangan itu merawat setidaknya 26 korban gempa. Foto: Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi berada di lokasi gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat, sejak kemarin, Senin, 13 Agustus 2018. Presiden mengakui masih ada masalah yang dihadapi dalam penanganan korban gempa Lombok.

    Jokowi menugasi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memimpin penanganan wilayah gempa bumi di Lombok yang terisolasi. "Di sini sebenarnya standby empat heli yang bisa digunakan," kata Jokowi saat meninjau lokasi gempa bumi di Lombok, dikutip dari siaran pers Sekretariat Kepresidenan, Senin, 13 Agustus 2018.

    Baca:

    Gempa Lombok, RSUD dan Pasar Tanjung Diperbaiki Pekan Ini
    Penanganan Gempa Lombok, Jokowi Sampaikan Lima Arahan

    Berikut ini beberapa masalah evakuasi dan penanganan korban gempa.

    • Lokasi yang luas dan medan yang sulit 
      Masih ada desa-desa yang belum bisa dijangkau. Salah satunya desa yang lokasinya menuju ke puncak Gunung Rinjani yang tidak bisa dijangkau oleh sepeda motor, apalagi mobil.

      Presiden memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memimpin penanganan wilayah gempa bumi di Lombok yang terisolasi. Tenaga TNI dibutuhkan agar bisa masuk ke daerah terisolasi karena rumah dan warga yang tertimpa longsor akibat gempa.

      Baca:

      Korban Meninggal Gempa Lombok Bertambah ...
      DPR Minta Gempa Lombok Ditetapkan Jadi Bencana ...

    • Masalah sanitasi
      Presiden memastikan bantuan berupa 200 sarana mandi, cuci, kakus akan segera datang dan dipasang di sejumlah lokasi pengungsian. "Yang baru terpasang 90,” kata Presiden. Namun itu masih tetap kurang. Presiden berjanji akan menghitung kekurangannya dan mengirim kekurangannya.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.