Pengusaha Penyuap Bupati Kebumen Divonis 2 Tahun Penjara

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Komisaris PT Karya Adi Kencana, Khayub Muhammad Lutfi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 13 Maret 2018. Khayub ditahan KPK sebagai tersangka pemberi suap kepada Bupati Kebumen Muhammad Yahya Fuad terkait pengadaan barang dan jasa menggunakan dana APBD Kabupaten Kebumen tahun 2016. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha Khayub Muhammad Lutfi dijatuhi hukuman dua tahun penjara atas pemberian suap terhadap Bupati Kebumen nonaktif, Yahya Fuad, dengan tujuan memperoleh proyek di kabupaten tersebut.

Baca juga: KPK Resmi Menahan Bupati Kebumen M Yahya Fuad

Hukuman yang dibacakan hakim ketua, Antonius Widijantono, dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Rabu, 8 Agustus 2018, lebih ringan dari tuntutan jaksa, yakni tiga tahun penjara.

Selain hukuman badan, hakim menjatuhi hukuman denda Rp 150 juta, yang jika tidak dibayarkan akan diganti dengan kurungan selama empat bulan.

Dalam putusannya, terdakwa juga dijatuhi pidana tambahan berupa pencabutan hak politik selama tiga tahun terhitung setelah terdakwa menjalani masa hukumannya.

"Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999, yang telah diubah dan ditambahkan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," kata Antonius.

Mantan calon Bupati Kebumen itu memberikan uang suap sekitar Rp 5,9 miliar kepada Yahya Fuad.

Pemberian tersebut bertujuan agar terdakwa memperoleh pekerjaan di kabupaten tersebut, yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Baca juga: Bupati Kebumen Bantah Menerima Gratifikasi, KPK: Silakan Saja

Uang suap tersebut diserahkan melalui tiga orang, yakni dua anggota tim pemenangan Bupati Kebumen saat pilkada, Barli Halim dan Hojin Ansori, serta melalui Sekretaris Daerah Adi Pandoyo.

Uang suap senilai Rp 2 miliar diberikan terdakwa melalui Barli, yang berasal dari fee 5 persen dalam proyek Rumah Sakit Prembun.

Adapun sisanya diberikan melalui Hojin dan Adi, yang berasal dari fee proyek senilai Rp 36 miliar yang dibiayai dana alokasi khusus.

Atas putusan tersebut, terdakwa langsung menyatakan menerima, sementara jaksa penuntut umum masih pikir-pikir.






KPK Periksa Sejumlah Pejabat dan Karyawan Unila dalam Kasus Suap Rektor

9 jam lalu

KPK Periksa Sejumlah Pejabat dan Karyawan Unila dalam Kasus Suap Rektor

KPK memeriksa sejumlah pejabat dan karyawan Universitas Lampung (Unila) terkait tindak pidana suap yang melibatkan mantan Rektor Unila Karomani


Tiga Fakta Kasus Suap Ardian Noervianto, Dirjen Kemendagri Termuda

1 hari lalu

Tiga Fakta Kasus Suap Ardian Noervianto, Dirjen Kemendagri Termuda

Mantan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Ardian Noervianto, akan menjalani sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor hari ini


Hakim PN Surabaya Itong Isnaeni Dituntut Tujuh Tahun Penjara Dalam Kasus Suap

1 hari lalu

Hakim PN Surabaya Itong Isnaeni Dituntut Tujuh Tahun Penjara Dalam Kasus Suap

Jaksa KPK menilai Itong Isnaeni terbukti menerima suap dalam perkara pembubaran PT Soyu Giri Primedika (SGP).


Ini Langkah Preventif KPK agar Modus Suap dalam Pengurusan Perkara di MA Tak Terulang

2 hari lalu

Ini Langkah Preventif KPK agar Modus Suap dalam Pengurusan Perkara di MA Tak Terulang

KPK menyiapkan langkah preventif dan edukatif agar modus korupsi dalam pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) tidak terulang


KPK Persilakan Komisi Yudisial Periksa Hakim Sudrajad Dimyati soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik

2 hari lalu

KPK Persilakan Komisi Yudisial Periksa Hakim Sudrajad Dimyati soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik

KPK memberikan ruang seluas-luasnya bagi Komisi Yudisial (KY) untuk memeriksa dugaan pelanggaran kode etik Hakim Agung non-aktif Sudrajad Dimyati


Kasus Dugaan Suap Lukas Enembe, KPK Panggil 2 Saksi

3 hari lalu

Kasus Dugaan Suap Lukas Enembe, KPK Panggil 2 Saksi

Dua saksi di Kasus Lukas Enembe ialah karyawan swasta Tamara Anggany dan pegawai negeri sipil (PNS) bernama Wiyanti Hakim


Hakim Agung Terjerat OTT KPK, Pengamat: Ketua MA Jangan Kasih Wejangan Saja

3 hari lalu

Hakim Agung Terjerat OTT KPK, Pengamat: Ketua MA Jangan Kasih Wejangan Saja

Ahli Pidana Azmi Syahputra meminta Mahkamah Agung melakukan reformasi usai Hakim Agung Sudrajad Dimyati terjerat Operasi Tangkap Tangan KPK.


5 Fakta Kasus Hakim Agung Sudrajad Dimyati yang Terjaring OTT KPK

5 hari lalu

5 Fakta Kasus Hakim Agung Sudrajad Dimyati yang Terjaring OTT KPK

Sempat tidak lolos uji kelayakan hingga memiliki total kekayaan lebih dari Rp 8 miliar, inilah 5 fakta seputar kasus Hakim Agung Sudrajad Dimyati yang terjerat OTT KPK.


Ade Yasin Divonis 4 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Kami Banding

6 hari lalu

Ade Yasin Divonis 4 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Kami Banding

Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin divonis 4 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Bandung. Pengacara akan ajukan banding atas putusan itu.


Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Dimutasi ke Yanma Akibat Dugaan Suap Judi Online

6 hari lalu

Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Dimutasi ke Yanma Akibat Dugaan Suap Judi Online

Kanit Reskrim Polsek Penjaringan dimutasi sebagai Yanma akibat kasus judi online.