Kamis, 16 Agustus 2018

Gerindra: Jokowi Tak Perlu Mengintip Siapa Cawapres Prabowo

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon tiba di DPP PKS untuk membahas hasil Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional, di Jakarta, Senin, 30 Juli 2018. Hasil Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional menunjuk Prabowo sebagai Calon Presiden 2019 serta Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri dan Ustaz Abdul Somad sebagai Cawapres. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon tiba di DPP PKS untuk membahas hasil Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional, di Jakarta, Senin, 30 Juli 2018. Hasil Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional menunjuk Prabowo sebagai Calon Presiden 2019 serta Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri dan Ustaz Abdul Somad sebagai Cawapres. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan Joko Widodo tak perlu mengintip siapa calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto. Sebagai calon inkumben, kata dia, Jokowi harusnya tidak usah ragu mendeklarasikan cawapresnya lebih dulu.

    Baca: Nama Cawapres Jokowi Sudah di Kantong, Ini Alasan Belum Diumumkan

    "Pak Jokowi yang inkumben sampai sekarang belum berani mengumumkan cawapres, seharusnya sudah siap, enggak perlu ragu, enggak perlu intip-intip," kata Riza di Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu, 4 Agustus 2018.

    Riza mengatakan itu saat ditanya kapan Prabowo akan mendeklarasikan cawapres yang akan menemaninya maju dalam pemilihan presiden 2019. Hingga saat ini, baik dari kubu Jokowi maupun Prabowo belum mengumumkan cawapresnya.

    Baca: PDIP Sebut Partai Pendukung Koalisi Jokowi Sangat Kuat

    Pendaftaran capres dan cawapres untuk Pemilu 2019, sesuai jadwal dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) digelar selama tujuh hari, pada 4-10 Agustus mendatang.

    Di kubu Prabowo, menurut Riza, partai pendukung koalisi sudah mematangkan visi dan misi. Sekarang, kata dia, tengah membahas nama cawapres Prabowo.

    Menurut dia, koalisi Prabowo akan mengumumkan nama cawapres pada waktu yang tepat. "Kami tidak perlu menunggu petahanan, kami lakukan sesuai mekanisme dan dialog-dialog," katanya. Ia menegaskan kubunya tidak menunggu Jokowi mendeklarasikan nama cawapresnya.

    Baca: PAN Belum Tentukan Dukung Jokowi atau Prabowo

    Di kubu Jokowi, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy, sebelumnya mengatakan Jokowi sudah memutuskan nama cawapresnya. Menurut dia, nama cawapres sudah diputuskan saat ketua umumpartai pendukung Jokowi berkumpul di Istana Bogor pada Senin, 23 Juli 2018 lalu.

    “Beliau tinggal mengumumkan saja,” kata Romy, biasa Romahurmuziy disapa, kepada Tempo pada Jumat, 3 Agustus 2018. Namun Rommy enggan membocorkan siapa cawapres Jokowi. “Partai atau non-partai tidak menjadi concern kami."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI dan Buah Pikir Ma'ruf Amin, Calon Wakil Jokowi

    Beberapa buah pikiran Ma'ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia pilihan Jokowi untuk menjadi wakilnya, yang mengundang komentar publik.