Prabowo Bertemu PKS dan PAN di Rumah Pengusaha Maher Algadri

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) tiba di kantor Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin, 30 Juli 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) tiba di kantor Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin, 30 Juli 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan pimpinan Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional malam ini. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan pertemuan akan berlangsung di kawasan Prapanca, Jakarta Selatan.

    "Di rumah Pak Maher," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 31 Juli 2018.

    Baca: Gerindra: Figur SBY Berguna untuk Memenangkan Prabowo di Pilpres

    Maher yang dimaksud Fadli adalah Maher Algadri, konglomerat era Presiden Soeharto versi majalah Forbes. Menurut informasi dari titik lokasi Google Maps yang beredar di kalangan wartawan, pertemuan berlangsung di Jalan Prapanca Dalam VI 9-6, Pela Mampang, Jakarta Selatan. Hal ini dikuatkan oleh seorang pimpinan partai politik yang membenarkan lokasi pertemuan itu akan digelar di rumah Maher Algadri pada pukul 20.00 malam ini.

    Nama Maher Algadri sempat mencuat kembali tahun lalu dalam dokumen Paradise Papers yang diungkap International Consortium of Invetigative Journalists (ICIJ). Maher disebut memiliki keterkaitan dengan Mamiek Soeharto dalam kepemilikan Golden Spike South Sumatra Ltd. Keduanya diduga terlibat dalam pengemplangan pajak lantaran berinvestasi dan mendirikan perusahaan di negara-negara yang merupakan surga pajak.

    Baca: Ide Fadli Zon Soal Neno Warisman Jadi Juru Kampanye Prabowo

    Prabowo Subianto memang dijadwalkan bertemu dengan pimpinan PAN dan PKS malam ini. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, Prabowo akan membahas hasil rekomendasi Ijtima Ulama dalam pertemuan ini.

    Ijtima Ulama yang diselenggarakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI itu menghasilkan rekomendasi berupa dua paket pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Paket pertama adalah Prabowo dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, sedangkan yang kedua adalah Prabowo dan Abdul Somad.

    Baca: Koalisi SBY - Prabowo, JK: Tak Ada Kawan dan Lawan yang Abadi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.