Cawapres Jokowi Akan Diumumkan dalam Satu atau Dua Pekan Lagi

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi melayani permintaan selfie dari para penonton festival We The Fest 2018 di Jakarta International Expo Kemayoran, Ahad, 22 Juli 2018. TEMPO/Diko Oktara

    Presiden Jokowi melayani permintaan selfie dari para penonton festival We The Fest 2018 di Jakarta International Expo Kemayoran, Ahad, 22 Juli 2018. TEMPO/Diko Oktara

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan mengumumkan calon wakil presiden yang akan mendampinginya di pemilihan presiden 2019 dalam satu hingga dua pekan mendatang. Ia mengaku hingga saat ini belum memutuskan siapa cawapresnya.

    "Ya dalam satu, dua minggu ini lah, kami putuskan," katanya saat memberi sambutan dari acara peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Ahad, 22 Juli 2018.

    Baca: Pengamat: Mahfud MD Miliki Semua Kriteria Ideal Cawapres Jokowi

    Jokowi pun mempersilakan para tokoh yang ingin menjadi cawapresnya bersaing, karena belum ada keputusan. Ia pun mengutip pernyataan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang mengasumsikan dengan belum adanya 'janur kuning'.

    "Janur melengkungnya belum, jadi masih ada kesempatan, kalau ingin bersaing masih ada kesempatan. Jadi, silakan bersaing satu, dua minggu ini," ucapnya.

    Baca: Ma'ruf Amin Nyatakan Siap Jadi Cawapres Jokowi

    Jokowi berkisah, ia kerap ditanya banyak pihak soal nama yang ia "kantongi" untuk dijadikan cawapresnya. Ia berkelakar untuk mempersilakan pihak-pihak yang penasaran memeriksa isi kantong pakaiannya.

    "Kadang saya juga heran, kenapa orang urusi kantong saya. Kalau mau, ke depan, ambil di kantong saya ada apa, uang tidak ada, nama juga tidak ada," tuturnya.

    Jokowi menjelaskan, hampir setiap hari ia bertemu dengan para ketua umum partai politik pendukungnya. Namun ia memastikan belum ada keputusan yang diambil.

    Baca: Jokowi: Muhaimin Iskandar dan Romahurmuziy Sedang Bersaing

    Beberapa waktu lalu, Jokowi telah menyampaikan bahwa jumlah kandidat cawapresnya berkisar lima orang. Di kesempatan lain ia menyebutkan empat nama cawapres, di antaranya adalah Muhaimin Iskandar, Mahfud MD, Airlangga Hartarto, dan Tuan Guru Bajang Zainul Majdi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.