Cerita Prajurit TNI Berlatih Menerbangkan Helikopter Apache

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Helikopter serang buatan Boeing, Apache AH-64D sangat terkenal kecanggihan dan kemampuannya. Apache membawa rudal udara ke permukaan Hellfire dan roket Hydra 70 untuk menghancurkan target-target di darat.Apache juga dapat membawa rudal udara ke udara Stinger, AIM-9 Sidewinder, Mistral, dan Sidearm. wikipedia.org

    Helikopter serang buatan Boeing, Apache AH-64D sangat terkenal kecanggihan dan kemampuannya. Apache membawa rudal udara ke permukaan Hellfire dan roket Hydra 70 untuk menghancurkan target-target di darat.Apache juga dapat membawa rudal udara ke udara Stinger, AIM-9 Sidewinder, Mistral, dan Sidearm. wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu pilot Helikopter Apache AH-64E, Letnan Satu Cpn Alexius Darma menceritakan pengalamannya berlatih menerbangkan helikopter produk Amerika Serikat itu tanpa melihat. Ketika itu, kata dia, ada sesi latihan terbang dengan kaca helm yang ditutup dan hanya bisa melihat instrumen di dalam helikopter.

    Baca: Sudah Punya 10 Pilot Helikopter Apache, TNI AD Akan Tambah Lagi

    "Itu namanya terbang instrumen," kata Alex di markas Skuadron 11/Serbu Pangkalan Udara TNI AD, Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 20 Juli 2018.

    Terbang instrumen adalah teknik menerbangkan pesawat tanpa melihat kondisi luar pesawat. Pilot menerbangkan helikopternya hanya mengandalkan informasi dari instrumen pesawat.

    Baca: Satu Helikopter Apache Rp 500 Miliar, Berapa Harga Helmnya?

    Alex mengatakan teknik itu dilatih agar pilot bisa menerbangkan pesawatnya saat kondisi tidak memungkinkan untuk bisa melihat kondisi luar. Dia mencontohkan saat menerbangkan pesawat ke dalam awan. "Ketika kami masuk awan itu kami enggak bisa melihat apa-apa, makanya kami dilatih terbang instrumen," kata dia.

    Teknik terbang instrumen itu juga dilatih karena Helikopter Apache didesain mampu terbang di segala medan dan cuaca. Apache menggunakan teknologi Avionics, seperti Radar Longbow dan Multi Target Acquisition and Designation System (MTADS).

    Baca: TNI AD Siapkan 58 Teknisi untuk Rawat Helikopter Apache

    Radar Longbow berada di baling-baling Apache. Sistem radar ini memiliki kendali tembak dan radar indentifikasi frekuensi. Apache memiliki perangkat yang dapat melihat dan mengetahui informasi objek dalam kondisi gelap.

    Pilot Helikopter Apache memperoleh informasi dari sistem radar tersebut melalui helm khususnya yakni Apache Aviator Integrated Helmets. Helm pilot juga dapat mengatur arah kanon M 230 tanpa mengubah arah helikopter.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.