Jumat, 14 Desember 2018

KPK Tangkap 12 Orang dalam Kasus OTT Eni Saragih

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara KPK, Febri Diansyah saat konpers OTT Jombang di Gedung KPK, Jakarta, 4 Februari 2018. Uang untuk menyuap Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko berasal dari kutipan jasa pelayanan kesehatan atau dana kapitasi Puskesmas. TEMPO/Amston Probel

    Juru bicara KPK, Febri Diansyah saat konpers OTT Jombang di Gedung KPK, Jakarta, 4 Februari 2018. Uang untuk menyuap Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko berasal dari kutipan jasa pelayanan kesehatan atau dana kapitasi Puskesmas. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK kembali menangkap tiga orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat pimpinan Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat Eni Maulani Saragih. Dengan begitu, total orang yang ditangkap KPK sejak tadi malam menjadi 12 orang.

    "Tadi malam tim kembali mengamankan tiga orang lainnya kemudian dibawa ke kantor KPK. Sehingga total yang diamankan adalah 12 orang," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, Sabtu, 14 Juli 2018.

    Baca: Eni Saragih Pegiat Banyak Organisasi Sayap Partai Golkar

    Febri belum menjelaskan dari unsur apa ketiga orang yang ditangkap. Namun, dia mengatakan, ketiga orang yang ditangkap diduga masih terkait dengan Eni. "Mereka dinilai mengetahui bagian dari rangkaian peristiwa dalam kasus ini," kata Febri.

    Sebelumnya, KPK menangkap sembilan orang, terdiri atas anggota DPR, staf ahli, sopir, dan pihak swasta dalam OTT pada Jumat, 13 Juli 2018. Eni ditangkap KPK di rumah dinas Menteri Sosial Idrus Marham, kemarin sore.

    Selain menangkap 12 orang tersebut, KPK menyita Rp 500 juta. Uang itu diduga terkait dengan tugas Komisi VII.

    Baca: Begini Kedekatan Eni Saragih dengan Menteri Sosial Idrus Marham

    Febri mengatakan saat ini ke-12 orang tersebut tengah menjalani pemeriksaan di KPK. KPK akan menyampaikan hasil penindakan dan status hukum 12 orang yang diduga terlibat, nanti sore. "Hasil dari kegiatan penindakan KPK kemarin akan disampaikan sore atau malam ini," kata Febri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.