PDIP: Koalisi Tetap Utuh Meski Cawapres Jokowi Bukan dari Partai

Reporter

Mantan Ketua KPK, Abraham Samad (tengah), tiba di kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018. Nama Abraham sempat muncul sebagai salah satu kandidat cawapres Jokowi dalam pilpres 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP Hasto Kristiyanto optimistis tidak ada partai pendukung yang mengalihkan dukungan, meski calon wakil presiden yang disodorkan dari partai tidak dipilih menjadi calon wakil presiden atau cawapres Jokowi. "Semua partai punya komitmen," kata Hasto di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat pada Rabu, 11 Juli 2018.

Menurut Hasto, partainya sudah berpengalaman menetapkan calon presiden dan calon wakil presiden dalam pemilu-pemilu sebelumnya, seperti halnya dalam Pemilihan Presiden atau pilpres 2014. Saat itu banyak nama calon wakil presiden yang diajukan partai pendukung.

Baca:
Tanggapan Mahfud MD Masuk Daftar Cawapres ...
SBY Penasaran dengan Sosok Cawapres Jokowi

"Akhirnya semua rela dengan keputusan Jokowi-JK sebagai capres cawapres saat itu," ujar Hasto. Pengamalan ini, yang akan dijadikan bekal optimisme bahwa mereka yang sudah menyatakan dukungan kepada Jokowi, tidak akan mengalihkan dukungan.

Pertemuan petinggi-petinggi PDIP dengan partai lain yang belum menyatakan dukungan, kata Hasto, adalah untuk membangun dialog dan menyamakan visi bersama. "Enggak akan ada yang akan saling meninggalkan."

Sampai saat ini, sudah ada lima partai yang menyatakan dukungannya untuk Jokowi di pilpres 2019. Kelima partai itu ialah PDIP, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai NasDem, dan Partai Hanura.

Baca:
Cawapres Jokowi Diprediksi dari Kalangan ...
Teka-teki Sosok Cawapres Jokowi, NasDem ...

Perkiraan pecahnya partai-partai pendukung Jokowi kerap disampaikan oleh oposisi dan sejumlah pengamat politik. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono, misalnya, pernah mengatakan koalisi Jokowi berpotensi pecah karena berebut posisi cawapres. Partai Golkar dan PPP sama-sama menyodorkan ketua umumnya, Airlangga Hartarto dan Muhammad Romahurmuziy sebagai cawapres Jokowi.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji juga sebelumnya menyampaikan partainya menyiapkan antisipasi jika Airlangga tak dipilih sebagai cawapres Jokowi. Sarmuji mengatakan Golkar siap bernegosiasi untuk jabatan politik, salah satunya portofolio menteri. Hasto yakin itu tidak akan terjadi.






PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

16 jam lalu

PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

Said Abdullah, mengaku menghargai wacana duet Puan Maharani dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Pilpres 2024.


Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

17 jam lalu

Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

Sekber mengajukan gugatan judicial review atas Pasal 169 huruf n UU Pemilu untuk merealisasikan agar Prabowo-Jokowi bisa maju Pilpres 2024


Pejuang Wakaf Masjid Minta Perlindungan Jokowi dan PDIP Ingatkan Anies Soal Firaun Jadi Top 3 Metro

21 jam lalu

Pejuang Wakaf Masjid Minta Perlindungan Jokowi dan PDIP Ingatkan Anies Soal Firaun Jadi Top 3 Metro

Pejuang masjid wakaf Kebon Sirih, Tomy Tampatty, mengirimkan surat ke Jokowi untuk meminta perlindungan.


PDIP Jelaskan Soal Video Viral Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos di Bekasi

1 hari lalu

PDIP Jelaskan Soal Video Viral Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos di Bekasi

Viral video Puan Maharani bagi-bagi kaos di Bekasi dengan wajah cemberut. PDIP memberikan klarifikasi apa yang terjadi saat itu.


Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

1 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

Menuju Pemilu 2024, setidaknya ada tiga parpol yang mengklaim sebagai partai wong cilik, Siapa saja mereka?


Survei LSJ: PDIP Unggul dengan 22,8 Persen Disusul Gerindra, Demokrat Melejit ke Posisi Empat

1 hari lalu

Survei LSJ: PDIP Unggul dengan 22,8 Persen Disusul Gerindra, Demokrat Melejit ke Posisi Empat

PDIP memiliki elektabilitas tertinggi 22,8 persen disusul dengan Partai Gerindra dengan 16,9 persen. Kemudian Golkar dengan 10,3 persen.


PDIP Kecam Anies Baswedan Gagal Benahi Transportasi Jakarta, Firaun Juga Bisa

1 hari lalu

PDIP Kecam Anies Baswedan Gagal Benahi Transportasi Jakarta, Firaun Juga Bisa

Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menyebut Gubernur Anies Baswedan gagal memperbaiki transportasi Jakarta.


PDIP dan PKB Klaim Partai Wong Cilik, Gerindra Juga Mengaku Sama

2 hari lalu

PDIP dan PKB Klaim Partai Wong Cilik, Gerindra Juga Mengaku Sama

Menurut Dasco, lumbung suara Ketua Umum Gerindra Prabowo yang digadang-gadang menjadi capres 2024 juga berasal dari petani dan nelayan.


Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

2 hari lalu

Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

Tingkat elektabilitas PDIP mencapai 21,6 persen; Demokrat dan Golkar mencapai 11,3 persen.


Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

2 hari lalu

Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

Puan Maharani akan melanjutkan safari politiknya. PDIP menyebut sudah berkomunikasi dengan Golkar. Tergantung kecocokan waktu.