PAN Menilai Peluang Prabowo - AHY di Pilpres 2019 Kecil

(dari kiri) Ketua OC Rakernas PAN, Yandri Susanto, Ketua SC, Didik J. Rachbini, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno, dan Sekretaris SC, M. Najib memberi keterangan kepada media seusai penutupan rakernas III PAN di Hotel Grand Asrilia, Bandung, 23 Agustus 2017. TEMPO/Ahmad Faiz

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Amanat Nasional Yandri Susanto menilai kecil kemungkinan Prabowo Subianto dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bisa berpasangan dalam pemilihan presiden 2019. Yandri beralasan Ketua Umum Partai Gerindra dan Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat itu sama-sama berlatar belakang militer.

"Saya kira peluangnya kecil Prabowo AHY, karena dari sisi latar belakang, mereka sama-sama militer," kata Yandri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

Baca: 4 Skenario Capres-Cawapres PAN, Ada Anies - Gatot Nurmantyo

Selain kesamaan latar belakang, Yandri berpendapat koalisi Gerindra dan Demokrat juga sulit terbentuk. Menurut dia, kedua partai itu kurang cocok. "Untuk chemistry antara Demokrat dan Gerindra mungkin agak kurang," kata Yandri.

Wacana duet Prabowo dan AHY ini sebelumnya disampaikan oleh politikus Partai Demokrat Rachlan Nasidhik. Dia mengklaim, Prabowo menyatakan tertarik menggandeng AHY sebagai cawapresnya di pilpres 2019 karena usianya yang tergolong muda sehingga dapat menggaet suara pemilih milenial.

"Pak Prabowo menganggap Pak Agus Harimurti Yudhoyono adalah orang tepat untuk itu, di samping karena cakap dan ganteng," kata Rachlan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu, 7 Juli 2018.

Baca: Kata Presiden PKS Soal Wacana Duet Prabowo - AHY

Sebelumnya, Yandri mengatakan PAN cenderung mantap berkoalisi dengan Gerindra. Dia berujar ada empat skenario pasangan calon presiden dan calon wakil presiden versi PAN. Keempat skenario itu yakni Prabowo Subianto-Zulkifli Hasan, Prabowo Subianto-Anies Baswedan, Anies Baswedan-Gatot Nurmantyo, dan Gatot Nurmantyo-Anies Baswedan.

Bahkan, menurut Yandri, PAN bakal tetap berkoalisi dengan Gerindra siapa pun capresnya. "Kalau dengan PAN insya Allah Gerindra sangat bagus," kata dia.

ROSSENO AJI






Sambut HUT TNI ke-77, Presiden Jokowi Pimpin Parade Senja di Kemenhan

8 jam lalu

Sambut HUT TNI ke-77, Presiden Jokowi Pimpin Parade Senja di Kemenhan

Presiden Jokowi memimpin parade senja dan upacara penurunan bendera di Kementerian Pertahanan.


Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

11 jam lalu

Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024, sedangkan Ganjar Pranowo Dijagokan PSI. Keduanya sama-sama alumnus UGM dan jadi gubernur.


Bolsonaro Berjaya dalam Pemilu Legislatif Brasil, Bisa Kalah dari Lula di Pilpres Putaran Kedua

13 jam lalu

Bolsonaro Berjaya dalam Pemilu Legislatif Brasil, Bisa Kalah dari Lula di Pilpres Putaran Kedua

Presiden Jair Bolsonaro dan sekutunya menguasai Kongres Brasil dengan menguasai separuh kursinya, meski bisa kalah dari Lula di Pilpres putaran kedua


Gara-gara Pantun, Ridwan Kamil Diundang Prabowo ke Hambalang

15 jam lalu

Gara-gara Pantun, Ridwan Kamil Diundang Prabowo ke Hambalang

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diundang ke rumah Prabowo di Hambalang pada Ahad lalu. Dia sempat membicarakan soal Pemilu dengan Prabowo.


Ridwan Kamil Mengaku Bangun Komunikasi Politik dengan Berbagai Tokoh

16 jam lalu

Ridwan Kamil Mengaku Bangun Komunikasi Politik dengan Berbagai Tokoh

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan telah berkomunikasi dengan berbagai tokoh politik terkait langkah politiknya di masa mendatang.


5 Fakta di Balik Kemenangan SBY dan JK Pada Pilpres 2004, Memicu Renggang dengan Megawati?

21 jam lalu

5 Fakta di Balik Kemenangan SBY dan JK Pada Pilpres 2004, Memicu Renggang dengan Megawati?

Hari ini, 4 Oktober 2004 diumumkan kemenangan SBY - JK sebagai presiden dan wapres periode 2004 - 2009. Berikut beberapa fakta menariknya.


Anies Baswedan Izin ke Partai NasDem Tuntaskan Tugas di Jakarta Sampai 16 Oktober 2022

1 hari lalu

Anies Baswedan Izin ke Partai NasDem Tuntaskan Tugas di Jakarta Sampai 16 Oktober 2022

Anies Baswedan langsung menggelar rapat dengan Sekda DKI Marullah Matali dan para Asisten Sekretariat Daerah guna membahas masalah Jakarta.


Terkini Bisnis: RANS Entertainment Buka Lowongan Kerja, Kisah Jatuh Bangun CEO HMNS

1 hari lalu

Terkini Bisnis: RANS Entertainment Buka Lowongan Kerja, Kisah Jatuh Bangun CEO HMNS

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Senin sore, 3 Oktober 2022, dimulai dari info lowongan kerja RANS Entertainment.


Mahkamah Agung Tolak Kasasi Moeldoko di Kasus KLB Partai Demokrat

1 hari lalu

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Moeldoko di Kasus KLB Partai Demokrat

MA menolak kasasi yang diajukan Kepala Staf Presiden atau KSP Moeldoko dalam kasus Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumut.


Alasan Surya Paloh Pilih Anies Baswedan Jadi Capres: Why Not The Best

1 hari lalu

Alasan Surya Paloh Pilih Anies Baswedan Jadi Capres: Why Not The Best

Surya Paloh memilih Anies Baswedan sebagai capres dari Partai Nasdem. Memilih yang terbaik dari yang baik-baik.