Gerindra Ajak Partai Demokrat dan PKB Berkoalisi di Pilpres 2019

Reporter

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk bertukar pikiran menghadapi pilkada serentak.

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengatakan partainya akan mengajak Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membangun koalisi poros ketiga pada pemilihan presiden atau pilpres 2019. Ferry mengklaim, dengan keberhasilan partainya menaikkan elektabilitas pasangan calon gubernur di Jawa Barat dan Jawa Tengah, partainya bisa menggaet Partai Demokrat dan PKB bergabung membentuk koalisi di pilpres 2019.

"Pasangan calon kami dari elektabilitas rendah sampai menyaingi inkumben. Bayangkan kalau kita mendukung elektabilitas yang sudah tinggi?" ujar Ferry dalam sebuah acara diskusi di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 30 Juni 2018. Ia berharap Partai Demokrat dan PKB melihat tren itu.

Baca:
Khofifah Menyatakan Dukung Jokowi di Pilpres 2019, PDIP: So What?
Pilpres 2019, PDIP: Ada yang Ingin Memecah Jokowi dengan Koalisi

Survei terakhir yang dilakukan berbagai lembaga pada dua atau tiga pekan menjelang pilkada 2018 menempatkan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah usungan Gerindra di Jawa Tengah hanya memperoleh suara di kisaran 20-30 persen. Sedangkan elektabilitas pasangan calon usungan Gerindra di Jawa Barat, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, berada di bawah 10 persen.

Namun hasil quick count keduanya naik tajam. Hasil quick count LSI Denny JA, misalnya, mencatat pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu memperoleh 27,98 persen suara. Sedangkan di Jawa Tengah, pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah bersaing ketat dengan inkumben Ganjar Pranowo-Taj Yasin, yang di antaranya diusung PDIP, dengan perolehan masing-masing 41,47 persen berbanding 58,26 persen. "Bayangkan, pasangan yang elektabilitas rendah saja bisa digenjot, apalagi calon yang diusung sudah memiliki elektabilitas tinggi," ujar Ferry.

Baca:
Fadli Zon Sebut Jusuf Kalla Bisa Jadi Kingmaker di Pilpres 2019...
Khofifah Menyatakan Dukung Jokowi di Pilpres...

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Didi Irawadi mengatakan partainya akan mempertimbangkan ajakan itu. "Kami membuka komunikasi dengan berbagai pihak, tapi sampai saat ini, keinginan kami membentuk poros ketiga masih besar," ujar Didi kepada Tempo di tempat yang sama.

Hasil quick count pilkada yang diklaim cukup baik menjadi modal keyakinan Partai Demokrat membentuk poros baru untuk menghadapi pilpres 2019. "Sampai saat ini kami masih optimistis membentuk poros ketiga," ucap Didi.






Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

9 jam lalu

Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

Partai Demokrat menyiapkan bantuan hukum untuk kadernya sekaligus Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang terjerat kasus korupsi oleh KPK.


Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

9 jam lalu

Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

Lukas Enembe dinonaktifkan dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.


Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

10 jam lalu

Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono membeberkan dua intervensi oleh elemen negara yang pernah dialami Lukas Enembe.


Bicara Peta Pilpres 2024, Cak Imin Tak Mau Model Konflik Pemilu 2019 Terulang

1 hari lalu

Bicara Peta Pilpres 2024, Cak Imin Tak Mau Model Konflik Pemilu 2019 Terulang

Cak Imin mendorong agar model-model konflik di masyarakat yang sempat terjadi pada Pemilu 2019 silam tak terulang lagi.


Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

1 hari lalu

Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

Saat ini, kata Cak Imin, koalisi yang dibangun antara Partai Gerindra dan PKB terus mengalir dan diisi dengan sejumlah aktivitas.


Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

1 hari lalu

Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyerahkan soal gugatan Sekber Prabowo-Jokowi kepada keputusan Mahkamah Konstitusi.


Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

1 hari lalu

Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menjadi kandidat terkuat untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Pilpres 2024


Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

1 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

Menuju Pemilu 2024, setidaknya ada tiga parpol yang mengklaim sebagai partai wong cilik, Siapa saja mereka?


Peluang Duet Puan - Cak Imin, PKB: Harus Ngobrol Lagi dengan Prabowo

2 hari lalu

Peluang Duet Puan - Cak Imin, PKB: Harus Ngobrol Lagi dengan Prabowo

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, menyebut maksud Cak Imin mendoakan Puan untuk membesarkan hati Ketua DPP PDIP tersebut.


Tetap Usung Cak Imin Jadi Capres 2024, PKB: Mandat Muktamar Harga Mati

2 hari lalu

Tetap Usung Cak Imin Jadi Capres 2024, PKB: Mandat Muktamar Harga Mati

PKB menyebut mandat muktamar partai itu adalah mengusung Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai capres 2024.