PKS Tak Masalah Jika Gerindra Bergabung ke Koalisi Kerakyatan

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Mardani Ali Sera. Mardani adalah kader Partai Keadilan Sejahtera. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    Bakal calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Mardani Ali Sera. Mardani adalah kader Partai Keadilan Sejahtera. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    TEMPO.CO, Jakarta- Politikus Partai Keadilan Sejahtera atau PKS, Mardani Ali Sera, memuji langkah Partai Gerindra yang membuka peluang membentuk Koalisi Kerakyatan bersama Partai Demokrat. "Bagus, semua komunikasi politik harus terus dibuka. Gerindra punya hak berkomunikasi dengan semua," kata dia melalui pesan WhatsApp, Senin, 18 Juni 2018.

    Saat ditanya apakah PKS akan bergabung dengan koalisi ini, Mardani mengatakan PKS tentu berkomunikasi juga dengan para pihak. "Untuk sementara kami fokus menguatkan Koalisi Keumatan," ujarnya. Koalisi Keumatan awalnya dicetuskan oleh pimpinan Front Pembela Islam Muhammad Rizieq Shihab. Mardani pun menyatakan anggota koalisi Keumatan ini akan segera diumumkan.

    Baca: Partai Demokrat Gagas Terbentuknya Koalisi Kerakyatan

    Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Ahmad Riza Patria tak menampik adanya rencana pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono untuk membahas koalisi kedua partai tersebut dalam pemilihan presiden 2019.

    Riza berujar Gerindra membuka diri untuk semua kemungkinan koalisi, termasuk membentuk koalisi kerakyatan bersama Partai Demokrat. "Untuk koalisi bersama Demokrat, semua sangat mungkin," ujar Riza saat ditemui menghadiri open house di kediaman Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang pada Sabtu malam, 16 Juni 2018.

    Anggota Dewan Komunikasi Dewan Pengurus Pusat Partai Gerindra Andre Rosiade membocorkan bahwa pertemuan itu rencananya akan berlangsung di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

    Simak: Fadli Zon: Gerindra Tetap Prioritaskan Koalisi dengan PKS dan PAN

    Sebelumnya, pertemuan Prabowo dan SBY pernah terjadi pada Juli 2017. Pertemuan kedua elit partai ini berlangsung di kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor. "Karena tahun lalu sudah ketemu, mudah-mudahan tahun ini bisa ketemu lagi," ujar Riza.

    Mei lalu, pertemuan kedua perwakilan partai pun kembali terjadi antara Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno dan Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Sandiaga menyebut pertemuan itu sebagai upaya menjajaki kerja sama Gerindra dan Demokrat membentuk koalisi kerakyatan.

    .

    REZKI ALVIONITASARI | DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.