Survei: Jokowi Harus Waspada, Tingkat Kepuasan Publik Menurun

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menyapa warga usai membagikan sertifikat tanah kepada warga di Kuningan, Jawa Barat, 25 Mei 2018. Presiden membagikan sebanyak 7.000 sertifikat untuk masyarakat di Kuningan. TEMPO/Deffan Purnama

    Presiden Joko Widodo menyapa warga usai membagikan sertifikat tanah kepada warga di Kuningan, Jawa Barat, 25 Mei 2018. Presiden membagikan sebanyak 7.000 sertifikat untuk masyarakat di Kuningan. TEMPO/Deffan Purnama

    TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga riset Alvara Research Center menyatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi memiliki peluang lebih tinggi untuk kembali terpilih dalam pemilihan presiden nanti. Namun calon inkumben itu perlu mewaspadai dua hal.

    CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali mengatakan Jokowi masih unggul dalam berbagai survei elektabilitas dan popularitas. Di survei Alvara sendiri, Jokowi tercatat unggul dengan tingkat popularitas 95,8 persen dan tingkat elektabilitas 46,8 persen.

    Baca juga: Polcomm Institute: Elektabilitas Jokowi Masih yang Tertinggi

    Namun Jokowi harus waspada lantaran tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerjanya dan Jusuf Kalla menurun. "Angkanya turun sekitar 3,5 persen pada Mei dibanding survei pada Februari lalu," kata Ali saat merilis hasil surveinya bertajuk "Menuju Pilpres 2019: Mencari Penantang Jokowi" di Hotel Oria, Jakarta, Ahad, 27 Mei 2018.

    Tingkat kepuasan masyarakat turun dari 77,3 persen pada Februari menjadi 73,8 persen pada Mei. Masyarakat yang tidak puas naik dari 20,8 persen menjadi 23,2 persen. Sedangkan masyarakat yang merasa puas jumlahnya menurun dari 68,8 persen menjadi 65,9 persen. Begitu pula dengan masyarakat yang merasa sangat puas menurun dari 7,2 persen menjadi 6,8 persen dan yang merasa sangat puas sekali turun dari 1,3 persen menjadi 1 persen.

    Ali mengatakan titik lemah kinerja Jokowi dan Kalla masih terletak pada aspek ekonomi. "Masalah ketenagakerjaan, seperti penyediaan lapangan kerja dan kesejahteraan tenaga kerja, masih mendera," ujarnya.

    Baca juga: PDIP Tak Akan Terbuai dengan Survei Elektabilitas Jokowi

    Menurut Ali, penurunan tingkat kepuasan masyarakat akan berimplikasi kepada turunnya keinginan pemilih untuk mencoblos kembali Jokowi. Meski tingkat keinginan masyarakat terhadap Jokowi menjadi presiden kembali masih tinggi, yaitu 64,8 persen, Jokowi diminta tetap waspada.

    Survei Alvara Research Center dilakukan dengan metode wawancara tatap muka kepada 1.200 responden berusia 17 tahun ke atas. Survei dilakukan pada 20 April-9 Mei 2018 di seluruh Indonesia. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling. Margin of error survei ini 3,10 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.