Saat Reformasi Pecah, AHY Sempat Merasa Salah Memilih Masuk ABRI

Reporter

Agus Harimurti Yudhoyono. instagram.com

TEMPO.CO, Jakarta- Putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, mengaku ikut merasakan panasnya suhu politik saat reformasi pecah pada Mei 1998. Saat reformasi pecah, kata AHY, dia di tingkat dua taruna Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).

Menurut AHY, reformasi merupakan perubahan yang cepat dan terjadi secara fundamental. Di antara taruna seperti dia, AHY merasa khawatir terhadap pecahnya reformasi. "Saya lihat di televisi teman kami dilempari. Dan di dalam benak kami bertanya apakah kami salah ambil jurusan (menjadi TNI)," ujarnya.

Baca: BJ Habibie: Reformasi Sesuai Rencana, Tapi Sasarannya Masih Jauh

Saat menjadi tentara pada era Orde Baru, AHY menyadari memang banyak masyarakat yang membenci tentara. Alasannya, pada Orde Baru, tentara menguasai semua lini karena mempunyai dwifungsi, selain sebagai alat pertahanan, juga sebagai pengatur dan penguasa negara.

AHY punya anekdot, jika orang mau kaya dan menjadi apa saja yang diinginkan, asal masuk di Akademi Militer, bisa terwujud. "Kalau mau jadi kaya atau pengusaha, jadi ABRI. Sebab, besarnya pengaruh ABRI saat itu, dan itulah yang dikoreksi oleh sejarah," ucapnya.

Menurut dia, setelah era reformasi, Tentara Nasional Indonesia (TNI) sudah jauh dari arah politik praktis. Sebagai mantan TNI, AHY merasakan reformasi di tubuh TNI sudah berjalan baik. "Sekarang TNI sudah melepas fungsi kontrol sosial dan politiknya," tuturnya.

Simak: 20 Tahun Reformasi, LBH Jakarta: Waspadai Bangkitnya Watak Orba

TNI, menurut dia, sudah menjadi lembaga yang netral dan imparsial. Bahkan bisnis militer juga sudah dihapus dan diiringi dengan komitmen untuk kesejahteraan prajuritnya. "Kalau saya boleh berseloroh, dulu semua bisa dikerjakan oleh TNI, kecuali tugas pokoknya sendiri menjadi penjaga pertahanan," katanya diselingi tawa.

Menurut AHY, TNI harus konsisten tidak menarik diri kembali ke politik praktis. Ia mencontohkan dirinya yang memilih berhenti menjadi prajurit TNI karena memutuskan terjun ke dunia politik. "Kalau mau berpolitik jangan di TNI, kalau jadi TNI jangan berpolitik," ujarnya.






AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

7 jam lalu

AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

AHY mengatakan telah bertemu dengan Lukas Enembe kemarin. Dia mengungkapkan kader Partai Demokrat itu telah terkena 4 kali serangan stroke.


Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

8 jam lalu

Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

Partai Demokrat menyiapkan bantuan hukum untuk kadernya sekaligus Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang terjerat kasus korupsi oleh KPK.


Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

9 jam lalu

Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

Lukas Enembe dinonaktifkan dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.


Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

10 jam lalu

Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono membeberkan dua intervensi oleh elemen negara yang pernah dialami Lukas Enembe.


Kemendagri Minta Perangkat Daerah Paham Reformasi Birokrasi

1 hari lalu

Kemendagri Minta Perangkat Daerah Paham Reformasi Birokrasi

Presiden Joko Widodo terus mendorong percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi di setiap level pemerintahan.


Bela Anies Baswedan, Partai Demokrat Dinilai Bisa Dapat Efek Ekor Jas

8 hari lalu

Bela Anies Baswedan, Partai Demokrat Dinilai Bisa Dapat Efek Ekor Jas

Partai Demokrat dinilai bisa mendapatkan efek ekor jas lebih besar jika mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden.


Terkini Bisnis: Shopee PHK 187 Karyawan, Giliran SBY Disebut Tinggal Gunting Pita

9 hari lalu

Terkini Bisnis: Shopee PHK 187 Karyawan, Giliran SBY Disebut Tinggal Gunting Pita

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis pada Senin, 19 September 2022, dimulai dari kabar Shopee melakukan PHK atas 187 karyawannya.


AHY Bandingkan Kinerja SBY-Jokowi, Gibran Tanggapi Santai: Malah Apik

10 hari lalu

AHY Bandingkan Kinerja SBY-Jokowi, Gibran Tanggapi Santai: Malah Apik

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menanggapi santai komentar Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal kinerja pemerintahan Jokowi.


Politikus Ini Kritik AHY: Jembatan Suramadu Digagas Soeharto, Dibangun Megawati, SBY Tinggal Gunting Pita

10 hari lalu

Politikus Ini Kritik AHY: Jembatan Suramadu Digagas Soeharto, Dibangun Megawati, SBY Tinggal Gunting Pita

Politikus ini mengkritik pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat AHY tentang 70-80 persen pembangunan di era Presiden Jokowi adalah kinerja SBY.


Soal Foto Surya Paloh dengan Anies Baswedan dan AHY, Ini Kata Nasdem

10 hari lalu

Soal Foto Surya Paloh dengan Anies Baswedan dan AHY, Ini Kata Nasdem

Waketum Nasdem Ahmad Ali menegaskan belum ada kepastian partainya akan mengusung Anies Baswedan dan AHY pada Pilpres 2024