AHY Ungkap Isi Pertemuannya dengan Sandiaga Uno

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ketua Kogasma Pemenangan Pilkada Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berdialog dengan berbagai komunitas dan generasi muda di Kafe Rolag, Sidoarjo, 1 April 2018. AHY melakukan safari politik di Jawa Timur dengan menghadiri berbagai acara termasuk ziarah ke makam Gus Dur. Foto: Kogasma Partai Demokrat

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komando Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY membantah pertemuannya dengan ketua tim pemenangan pemilu 2019 Partai Gerindra, Sandiaga Uno, untuk membicarakan koalisi. Pertemuan AHY dan Sandiaga dilakukan di kawasan Kuningan, Jakarta, pada Jumat pekan lalu.

"Hanya pertemuan antara sahabat sekaligus mantan kompetitor di pilgub Jakarta," kata AHY seusai menghadiri sarasehan 20 tahun reformasi yang diselenggarakan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin, 21 Mei 2018.

Baca juga: Survei RTK: AHY, Gatot, dan Anies Pilihan Cawapres 2019 Teratas

Dalam pertemuan tersebut, AHY berdiskusi mengenai harapan dan tantangan Indonesia hari ini dan pada masa yang akan datang. Namun, untuk langkah koalisi, partainya masih terus membuka komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, elite politik, dan partai. "Langkah yang kita buka adalah komunikasi dan silaturahmi yang terbuka," ucapnya.

Demokrat, kata dia, pasti bakal membangun koalisi, tapi bukan untuk saat ini. Koalisi, kata dia, akan terbangun pada saatnya. "Bersama siapa kami berkoalisi, nanti akan diumumkan," tuturnya.

Adapun koalisi yang diharapkan bakal terbangun adalah yang berdasarkan pada kesamaan visi, misi, dan program yang ditawarkan untuk rakyat. Utamanya, AHY menambahkan, koalisi yang bisa membantu kesulitan rakyat hari ini dalam masalah ekonomi.

Baca juga: Kata PDIP Soal Survei yang Menangkan Pasangan Jokowi-AHY

Selain itu, koalisi Demokrat harus dibangun atas dasar saling menghormati, menghargai, dan tentu mendapatkan posisi dan kedudukan yang sama. Sebab, Demokrat ingin membangun negeri ini dalam jangka panjang sehingga koalisi tidak boleh dibangun hanya untuk bagi-bagi kekuasaan.

"Walaupun tentu politik praktis tidak akan terelakkan, bahwa itulah bagian dari kompromi, bagian dari konsesi antara partai-partai politik yang sekali lagi memiliki kesamaan visi dan misi," kata AHY.






AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

8 jam lalu

AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

AHY mengatakan telah bertemu dengan Lukas Enembe kemarin. Dia mengungkapkan kader Partai Demokrat itu telah terkena 4 kali serangan stroke.


Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

9 jam lalu

Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

Partai Demokrat menyiapkan bantuan hukum untuk kadernya sekaligus Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang terjerat kasus korupsi oleh KPK.


Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

9 jam lalu

Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

Lukas Enembe dinonaktifkan dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.


Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

10 jam lalu

Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono membeberkan dua intervensi oleh elemen negara yang pernah dialami Lukas Enembe.


Lombok Jadi Tuan Rumah Turnamen Triathlon Ironman, Sandiaga Sebut Sempat Tertunda 2 Tahun

15 jam lalu

Lombok Jadi Tuan Rumah Turnamen Triathlon Ironman, Sandiaga Sebut Sempat Tertunda 2 Tahun

Sandiaga mengatakan turnamen Ironman 70.3 Lombok bakal diikuti oleh 33 negara.


Sandiaga Beberkan 5 Poin Bali Guidelines yang Disepakati Negara-negara G20

15 jam lalu

Sandiaga Beberkan 5 Poin Bali Guidelines yang Disepakati Negara-negara G20

Sandiaga menyebut Bali Guidelines berisi lima rencana aksi utama.


Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

1 hari lalu

Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

Saat ini, kata Cak Imin, koalisi yang dibangun antara Partai Gerindra dan PKB terus mengalir dan diisi dengan sejumlah aktivitas.


Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

1 hari lalu

Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyerahkan soal gugatan Sekber Prabowo-Jokowi kepada keputusan Mahkamah Konstitusi.


Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

1 hari lalu

Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menjadi kandidat terkuat untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Pilpres 2024


Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

1 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

Menuju Pemilu 2024, setidaknya ada tiga parpol yang mengklaim sebagai partai wong cilik, Siapa saja mereka?