Setelah Bom di Surabaya,Kini Meledak Lagi di Sidoarjo

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bom. shutterstock.com

    Ilustrasi bom. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian RI menyatakan terjadi lagi ledakan bom di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur. Tepatnya di salah satu Rusunawa di Jalan Sepanjang, dekat Polsek Taman, Sidoarjo. Sebelumnya telah terjadi tiga ledakan bom di Surabaya.

    "Benar bahwa ada ledakan lagi di Sidoarjo. Infonya pukul 21.00 WIB, dan sumber ledakan di salah satu unit Rusunawa Jalan Sepanjang, dekat Polsek Taman," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal dalam keterangannya di Jakarta pada Ahad, 13 Mei 2018.

    Iqbal mengatakan diduga unit rusunawa itu didiami oleh terduga teroris atau keluarga pelaku teror bom di tiga gereja di Surabaya pada Ahad pagi ini. "Tapi kita belum tahu. Kita belum tahu ada orang di sana atau tidak," ujarnya.

    Baca: Bom di Surabaya, Polisi Ungkap Dugaan Motif Pelaku

    Ia mengatakan polisi masih melakukan pemeriksaaan di TKP untuk mengetahui lebih lanjut. "Kami masih cek apakah itu meledak dengan sendirinya atau ada orang yag meledakkan," kata Iqbal.

    Polisi juga belum mengetahui ada atau tidaknya korban jiwa di lokasi ledakan itu.

    Tiga ledakan bom sebelumnya terjadi di Surabaya. Bom bunuh diri itu meledak di tiga gereja yang jaraknya berdekatan, yaitu di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Gereja Pantekosta dan GKI Diponegoro. Polisi telah mengantongi identitas para pelaku yang merupakan satu keluarga, yaitu keluarga Dita Upriyanto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.