Adhyaksa Dault Minta Kwarda Pramuka Menolak Bantuan Kemenpora

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Anggota pramuka membersihkan sampah di KBN (Kawasan Berikat Nusantara) di Cilincing,Jakarta Utara, 15 April 2018. Dalam rangka Hari Peduli Samapah Nasional (HPSN) Dinas Lingkungan Hidup dan Pemerintah Kota  Jakarta utara membersihkan sampah kawasan pesisir. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Sejumlah Anggota pramuka membersihkan sampah di KBN (Kawasan Berikat Nusantara) di Cilincing,Jakarta Utara, 15 April 2018. Dalam rangka Hari Peduli Samapah Nasional (HPSN) Dinas Lingkungan Hidup dan Pemerintah Kota Jakarta utara membersihkan sampah kawasan pesisir. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault memerintahkan kwartir daerah menolak bantuan fasilitas kepramukaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. "Prosedurnya, Menpora memberikan ke Kwarnas. Bantuannya bukan ke kwarda," kata Adhyaksa saat dihubungi, Sabtu, 21 April 2018.

    Perintah Adhyaksa disampaikan melalui surat bertanggal 18 April 2018. Menurut Adhyaksa, bantuan untuk kwarda seharusnya diberikan gubernur. Adhyaksa menilai Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi tidak mengetahui prosedur itu.

    Baca: Soal Dana Pramuka, Menpora Nilai Adhyaksa...

    Surat Adhyaksa merupakan reaksi atas dukungan fasilitas kepramukaan kepada kwarda. Dukungan itu dalam bentuk bantuan pemerintah kepada kwarda guna mendukung kegiatan pelatihan pengembangan kepramukaan tahun anggaran 2018.

    Surat Kementerian Pemuda dan Olahraga kepada kwarda bertanggal 3 April 2018. Dalam surat, pemberian bantuan dalam rangka mendukung realisasi dukungan pemerintah untuk penguatan lembaga kepramukaan. Kementerian meminta kwarda menindaklanjuti dengan mengirimkan proposal kegiatan pelatihan pengembangan kepramukaan.

    Baca: Dana Pramuka Tak Ada di APBN, Adhyaksa...

    Dalam suratnya, Adhyaksa meminta ketua kwarda untuk tidak memenuhi permintaan proposal kegiatan pelatihan pengembangan kepramukaan ke Kementerian. Menurut Adhyaksa, penolakan akan terus berlangsung hingga ada kesepakatan antara Kementerian dan Kwarnas.

    Ia sudah meminta bertemu guna membicarakan masalah bantuan untuk Pramuka ini. Tapi, tutur Adhyaksa, Menteri Imam memintanya bertemu dengan deputi. Ia menolak karena ingin bertemu langsung dengan Imam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?