Kata Golkar Soal Polemik Puisi Sukmawati Soekarnoputri

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sukmawati Soekarnoputri. Dok. TEMPO

    Sukmawati Soekarnoputri. Dok. TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Sarmuji meminta Sukmawati Soekarnoputri memberikan klarifikasi atas puisinya yang bertajuk Ibu Indonesia, yang dibacakan dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018.

    "Mba Sukma kami minta dengan segala kerendahan hati supaya memiliki tanggung jawab moral terhadap segala yang diucapkan," kata Sarmuji di Harris Suites pada Selasa, 3 Maret 2018.

    Baca: Tanggapan Puan Maharani Soal Puisi Sukmawati Soekarnoputri

    Puisi Sukmawati menuai polemik lantaran dinilai melecehkan agama. Ia menyinggung soal azan dan cadar dalam puisinya tersebut. Sejumlah pihak pun telah melaporkan Sukmawati ke polisi atas dugaan penistaan agama.

    Sarmuji mengatakan, ucapan seorang tokoh seperti Sukmawati sangat mempengaruhi massa hingga ke akar rumput. Setiap perkataannya akan berdampak besar terhadap iklim perpolitikan nasional.

    Baca: Kontroversi Puisi Sukmawati Soekarnoputri, Guntur Angkat Bicara

    Ia pun mengingatkan para tokoh nasional untuk selalu menjaga ucapan dan tindakannya. "Kita saling jagalah, persatuan kita supaya tidak terjadi keretakan dan supaya kita sebagai anak bangsa tetap solid," ujarnya.

    Sementara itu, politikus PDIP Bambang Dwi Hartono, enggan berkomentar mengenai puisi Sukmawati Soekarnoputri yang menimbulkan polemik. "Kalau masalah pribadi saya tidak mau berkomentar," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.