Priyo Budi Dipinang Tommy Soeharto, Golkar: Itu Biasa

Ketua Umum DPP Partai Golkar versi Munas Ancol, Agung Laksono, bersama wakil ketua Priyo Budi Santoso dan Sekjen Zainudin Amali, saat melakukan pertemuan tertutup dengan ketua umum Partai Nasdem Surya Paloh, di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, 11 Maret 2015. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golongan Karya Airlangga Hartarto menilai kabar pinangan Tommy Soeharto kepada politikus Golkar, Priyo Budi Santoso, adalah hal biasa.

Menurut dia, politikus Golkar telah banyak pindah untuk memperkuat partai yang baru terbentuk. Meski begitu, ia belum mendengar kepindahan Priyo secara pasti.

“Kalau di Golkar, kan, biasa. Itu dinamikanya memperkuat partai lain. Itu kata sekjen, belum disampaikan ke kami,” kata Airlangga di sela-sela Rapat Kerja Nasional Partai Golkar di Hotel Sultan, Kamis, 22 Maret 2018.

Baca juga: Munas Golkar Tahun Ini, Aburizal dan Agung Diminta Tak Maju  

Airlangga, yang juga menjabat Menteri Perindustrian, pun menilai kepindahan politikus senior partai tidak mengganggu soliditas partai penguasa Orde Baru tersebut. “Golkar kadernya banyak, jadi selalu di partai lain ada alumnus Golkar,” ucapnya.

Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto berencana menggandeng Priyo Budi Santoso sebagai sekretaris jenderal. Rencana ini disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Berkarya saat ini, Badaruddin Andi Picunang. Ia menuturkan Priyo diajak langsung oleh Tommy untuk bisa memperkuat kepengurusannya menjelang gelaran Pemilihan Umum 2019.

Menurut dia, sebelum Partai Berkarya terbentuk, Tommy memang telah menjalin komunikasi dengan sejumlah kader Golkar. Priyo Budi Santoso merupakan politikus senior di Partai Golkar. Ia pernah menjadi Ketua Umum Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong periode 2009-2014 dan mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Golkar.

Baca juga: Golkar Pecah, Priyo: Kalau Diam, Disalahkan Sejarah

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie tak mempermasalahkan rencana kepindahan Priyo Budi Santoso. Menurut dia, sudah menjadi kebiasaan bagi Golkar menyumbangkan kadernya kepada partai lain. “Pergi ke sana karena di Golkar begitu banyak orang berprestasi. Dia harus menyumbang untuk partai lain. Kasihan kalau partai lain enggak punya kader,” ujarnya.

Politikus Partai Golkar lainnya, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menilai pindah partai adalah hak setiap kader. Ia pun mempersilakan Priyo untuk berpindah partai, asal dapat mengembangkan potensinya. “Mungkin di sini terlalu banyak kader-kader pintar, jadi ketinggalan,” kata Ical.






Kadernya Dukung Anies Baswedan, Ini Kata PPP

8 hari lalu

Kadernya Dukung Anies Baswedan, Ini Kata PPP

PPP tak mempermasalahkan langkah sejumlah kadernya mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan.


Membaca Kode Jokowi Soal Capres Saat Pidato di HUT Perindo

18 hari lalu

Membaca Kode Jokowi Soal Capres Saat Pidato di HUT Perindo

Dalam acara ulang tahun Partai Perindo, Jokowi turut berpesan agar tidak terlalu lama mendeklarasikan Capres dan Cawapres.


Relawan Jokowi Kunjungi Partai Golkar, Ketum Projo: Ini Pertemuan Pertama Kali ke Kantor Partai Politik

18 hari lalu

Relawan Jokowi Kunjungi Partai Golkar, Ketum Projo: Ini Pertemuan Pertama Kali ke Kantor Partai Politik

Relawan Jokowi menyatakan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, bukan hanya membahas soal calon presiden.


KIB Bakal Usung Ganjar Sebagai Capres Jika Tidak Diusung PDIP

27 hari lalu

KIB Bakal Usung Ganjar Sebagai Capres Jika Tidak Diusung PDIP

Bima menjelaskan, partainya telah membuka keran komunikasi informal dengan Ganjar.


Ridwan Kamil Siap Diusung Jadi Cawapres, Akhir Tahun Berlabuh ke Partai

27 hari lalu

Ridwan Kamil Siap Diusung Jadi Cawapres, Akhir Tahun Berlabuh ke Partai

Ridwan Kamil disebut-sebut sedang menjalin komunikasi intensif dengan Partai Golkar.


Ace Hasan Sebut Ridwan Kamil Intens Lakukan Pertemuan dengan Partai Golkar

30 hari lalu

Ace Hasan Sebut Ridwan Kamil Intens Lakukan Pertemuan dengan Partai Golkar

Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa Partai Golkar sudah melakukan pertemuan intens dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil


Airlangga Hartarto Bilang Jokowi Sudah Tahu Nama Capres dari KIB

35 hari lalu

Airlangga Hartarto Bilang Jokowi Sudah Tahu Nama Capres dari KIB

Menurut Airlangga Hartarto, untuk penentuan capres-cawapres, KIB selalu berkonsultasi dengan Jokowi.


Tinggalkan Partai NasDem, Wanda Hamidah Bergabung ke Partai Golkar

37 hari lalu

Tinggalkan Partai NasDem, Wanda Hamidah Bergabung ke Partai Golkar

Wanda Hamidah mengaku dipinang oleh Golkar beberapa bulan yang lalu. Menganggap Golkar tempat yang tepat untuk berjuang dan berkarya.


Airlangga Bilang Golkar Sudah Panas untuk Hadapi Pemilu 2024

41 hari lalu

Airlangga Bilang Golkar Sudah Panas untuk Hadapi Pemilu 2024

Airlangga menyebut para kadernya siap memenangkan Golkar di 514 kabupaten/kota.


Gelar Jalan Sehat, Airlangga Bilang Golkar Solid Hadapi Pemilu 2024

41 hari lalu

Gelar Jalan Sehat, Airlangga Bilang Golkar Solid Hadapi Pemilu 2024

Airlangga menjelaskan hari ulang tahun partai Golkar akan memecahkan rekor MURI yang diikuti peserta sejumlah 1,5 juta di 514 kabupaten atau kota.