Jusuf Kalla Sampaikan Wejangan untuk Golkar Hadapi Pemilu

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rapat kerja nasional Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis 22 Maret 2018. Tempo/Arkhelaus W.

    Rapat kerja nasional Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis 22 Maret 2018. Tempo/Arkhelaus W.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Partai Golkar selalu hadir di masyarakat dan memberikan manfaat. Hal tersebut ia sampaikan di hadapan ribuan kader Partai Golkar yang hadir dalam rapat kerja nasional Partai Golkar.

    "Hal itu menjadi salah satu kunci kemenangan dalam pemilu," kata JK di Hotel Sultan pada Kamis, 22 Maret 2018.

    Baca: Golkar Targetkan 110 Kursi DPR di Pemilu 2019

    JK mengatakan manfaat untuk masyarakat terlihat dari perilaku kader partai yang bertugas baik di legislatif dan eksekutif. "Partai akan tetap dicintai apabila dia bermanfaat dan melayani, bukan dilayani, dan apabila anggotanya di pemerintahan bertindak bersih, bijak, dan sesuai dengan harapan masyarakat," kata dia.

    Ia pun mengajak Partai Golkar untuk melupakan masa lalu yang kelam dan melangkah ke depan. JK mengaku menaruh harapannya kepada pengurus partai yang baru untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Golkar.

    Baca: Soal Cawapres, Airlangga Klaim Jokowi Nyaman dengan Kader Golkar

    "Golkar harus mampu bangkit dan berjalan dengan bersih untuk bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat," kata JK, yang juga merupakan politikus senior Golkar.

    Jika kader bersatu, kata JK, maka ia yakin masyarakat akan kembali menaruh kepercayaan kepada Partai Golkar dan bisa menjadi pemenang pemilu lagi. "Apalagi pengurus sudah banyak dan tersebar di daerah," ujarnya.

    Rakernas  Partai Golkar kali ini digelar untuk konsolidasi partai menjelang pemilihan kepala daerah serentak 2018, pemilihan umum legislatif, dan pemilihan umum presiden 2019. Partai berlambang pohon beringin ini pun menargetkan perolehan suara 18 persen di pemilu 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.