Soal Cawapres, Muhaimin: Saya Optimistis Jokowi Mengajak Saya

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo mengambil hidangan santap siang bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar disela pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, 29 November 2016. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo mengambil hidangan santap siang bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar disela pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, 29 November 2016. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar menyatakan masih optimistis Joko Widodo atau Jokowi, calon presiden yang diusung PDI Perjuangan, akan memilihnya sebagai calon wakil presiden. Ia juga yakin partainya masih akan bersama dengan koalisi partai pendukung pemerintah dalam Pemilihan Umum 2019.

    "Saya masih optimis Pak Jokowi akan mengajak saya," kata Muhaimin di Masjid Baiturahman, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 6 Maret 2018.

    Baca: Muhaimin Soal Poros Baru Jika Gagal Jadi Cawapres Jokowi

    Meski begitu, Muhaimin mengatakan masih menunggu pertimbangan dari para kiai dan ulama Nahdlatul Ulama melalui musyawarah yang bakal digelar dalam waktu dekat ini. Ia tak memastikan waktu musyawarah tersebut. "Saya pribadi dan teman-teman kebanyakan juga merasa lebih nyaman dengan koalisi yang sudah ada," ujarnya.

    Hingga kini, PKB menjadi salah satu partai yang belum menentukan sikap untuk koalisi partai politik menjelang Pemilu 2019. PKB, yang juga partai pendukung pemerintah, belum memutuskan apakah akan mendukung Jokowi sebagai calon presiden yang resmi kembali diusung PDI Perjuangan. Posisi calon wakil presiden untuk Jokowi pun dinanti.

    PKB tidak sendiri sebagai partai yang belum menentukan sikap. Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat juga belum bersikap. Hal ini berbeda dengan Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera yang digadang-gadang akan menyiapkan Prabowo Subianto sebagai kompetitor Jokowi.

    Baca: Pilpres 2019, Kelompok Ini Sudah Bergerilya Demi Jokowi -Muhaimin

    Ketua DPP PKB Lukman Edy menilai posisi Muhaimin cocok sebagai cawapres pendamping Jokowi di tengah mengentalnya politik aliran. Menurut dia, penting bagi Jokowi menggandeng Muhaimin. "Kalau tidak seperti itu maka Pak Jokowi tidak bisa menjawab persoalan populisme Islam tadi," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.