Derap Pramuka: Kak Jokowi Mohon Lerai Kisruh Adhyaksa dan Menpora

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ketua Kwarnas Pramuka Adhyaksa Dault dan Menpora Imam Nahrawi. dok.TEMPO

TEMPO.CO, Jakarta - Para pembina, pelatih dan andalan dari berbagai kwartir daerah Pramuka yang tergabung dalam kelompok diskusi Derap Pramuka mendesak Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk membantu menyelesaikan konflik antara Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dengan Ketua Kwartir Nasional Pramuka Adhyaksa Dault.

Derap Pramuka menganggap konflik antar keduanya telah merugikan organisasi dan merusak citra Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan non formal.

“Kami mohon kepada Kak Jokowi selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka untuk melerai konflik yang terjadi sejak dua tahun terakhir ini. Konflik berkepanjangan itu merusak marwah pramuka dan tidak mendidik bagi adik-adik penggalang, penegak dan pandega,” ujar salah seorang koordinator Derap Pramuka sekaligus anggota pramuka dari Kwartir Daerah DKI Jakarta, Djatmiko Rasmin, melalui keterangan tertulisnya pada Ahad, 25 Februari 2018.

Baca juga: HUT Pramuka 2017, Adhyaksa: Pramuka Generasi Terbaik Masa Depan

Djatmiko menjelaskan, sejak dibentuk pada 1961, Gerakan Pramuka tidak pernah mengalami gesekan dengan pemerintah. “Kenapa di era kepemimpinan Kak Adhyaksa Dault malah timbul konflik,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega (DKD) DKI Jakarta periode 1983-1988.

Menurut Djatmiko pemerintah memang memiliki kewajiban membantu organisasi Gerakan Pramuka (GP) mencapai tujuannya, yakni membentuk karakter generasi muda. Seharusnya, GP membangun kemandirian setelah pemerintah memberikan fasilitas tanah, bumi perkemahan, gedung dan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau APBD.

Peristiwa ini berawal ketika Kwarnas Gerakan Pramuka pada 23-25 Februari 2018 melakukan rapat kerja nasional (Rakernas) di Cisarua, Jawa Barat. Pembukaan acara Rakernas akan dilakukan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Saat itu, Menteri Sosial Idrus Marham dijadwalkan menjadi nara sumber. Namun, Adhyaksa Dault tidak mengundang Menpora Imam Nahrawi sebagai narasumber, padahal Kementerian Pemuda dan Olahraga merupakan kuasa pemegang anggaran untuk Kwarnas Gerakan Pramuka.

Adhyaksa Dault menjelaskan telah menyurati Presiden Joko Widodo ihwal dana pramuka yang tidak masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Adhyaksa Dault mengklaim Presiden Jokowi sudah menanyakan hal tersebut ke Menpora Imam Nahrawi.
Adhyaksa Dault mempertanyakan dana APBN yang tidak diberikan oleh pemerintah kepada Gerakan Pramuka. Padahal, menurutnya, berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, hal tersebut merupakan kewajiban pemerintah.

Pada Pasal 43, Ayat 2 soal keuangan menyebutkan pemerintah dan pemerintah daerah dapat memberikan dukungan dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan atau anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Atas dasar hal tersebut, Adhyaksa Dault yang menjadi Menteri Negara Pemuda dan Olahraga pada 21 Oktober 2004 – 20 Oktober 2009, mempertanyakan dana untuk Pramuka yang tidak digelontorkan oleh pemerintah selama beberapa periode ini.






Arti Lambang Pramuka Tunas Kelapa, Sejarah dan Maknanya

4 hari lalu

Arti Lambang Pramuka Tunas Kelapa, Sejarah dan Maknanya

Tunas kelapa yang dijadikan sebagai lambang Pramuka Indonesia memiliki sejarah dan makna yang terkandung di dalamnya.


IPB Buka Penerimaan Jalur Mahasiswa Baru 2023 Lewat Prestasi Pramuka

5 hari lalu

IPB Buka Penerimaan Jalur Mahasiswa Baru 2023 Lewat Prestasi Pramuka

IPB kembali menerima mahasiswa baru dari jalur prestasi pramuka.


15 Inspirasi Yel-Yel Pramuka Keren Bersama Kelompok Belajar

15 hari lalu

15 Inspirasi Yel-Yel Pramuka Keren Bersama Kelompok Belajar

Ide Yel-yel Pramuka yang bisa dibuat bersama kelompok untuk membangkitkan semangat


Dasa Darma Pramuka: Pengertian, Isi, dan Fungsinya

49 hari lalu

Dasa Darma Pramuka: Pengertian, Isi, dan Fungsinya

Berikut penjelasan tentang isi Dasa Darma Pramuka dan fungsinya bagi kehidupan sehari-hari


Mengenang Bu Kasur, Tokoh Pendidikan yang Berpulang 20 Tahun Lalu, Setiap Lagunya Tanpa Huruf R

22 Oktober 2022

Mengenang Bu Kasur, Tokoh Pendidikan yang Berpulang 20 Tahun Lalu, Setiap Lagunya Tanpa Huruf R

Tokoh pendidikan Bu Kasur pada 22 Oktober, 20 tahun lalu waf. Ia dan Pak kasur telah membuat lagu sekitar 150 anak-anak. Ini keunikan lagunya.


Kasus Penganiayaan di Pondok Gontor, Kapolres: Pelaku dan Korban Sempat Cekcok

7 September 2022

Kasus Penganiayaan di Pondok Gontor, Kapolres: Pelaku dan Korban Sempat Cekcok

Polres Ponorogo mulai membeber motif di balik kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor 1.


Sejarah Jambore Nasional di Indonesia: Ajang 5 Tahunan Gerakan Pramuka

22 Agustus 2022

Sejarah Jambore Nasional di Indonesia: Ajang 5 Tahunan Gerakan Pramuka

Ajang Jambore Nasional memiliki sejarah tersendiri yang bersangkutan erat dengan gerakan pramuka.


Siti Fauziah Terima Kunjungan Peserta Jambore Nasional

19 Agustus 2022

Siti Fauziah Terima Kunjungan Peserta Jambore Nasional

MPR adalah rumah besar rakyat Indonesia. Sebagai rumah besar, implementasi kebhinnekaan dan persatuan Indonesia sangat kental dan terasa sekali.


Jambore Nasional Pramuka XI, Pemprov DKI Jamin Seluruh Fasilitas Siap

15 Agustus 2022

Jambore Nasional Pramuka XI, Pemprov DKI Jamin Seluruh Fasilitas Siap

Jambore Nasional Pramuka XI resmi dibuka di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan ini diikuti 9.468 peserta dari 34 kwartir daerah (Kwarda)


Peringatan Hari Pramuka, Kisah Awal Pramuka dan Logo Nyiur Tumbuh Lurus

14 Agustus 2022

Peringatan Hari Pramuka, Kisah Awal Pramuka dan Logo Nyiur Tumbuh Lurus

Pramuka atau scouting diperkenalkan Lord Baden Powell pada 1907 sebagai cara membina remaja di Inggris yang terlibat dalam kekerasan dan kejahatan.