Sidang E-KTP, Jaksa Ungkap Rekaman Setya Novanto Sebut Demokrat

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, 22 Februari 2018. TEMPO/Lani Diana

    Terdakwa dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, 22 Februari 2018. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, JakartaSetya Novanto menyebut nama Partai Demokrat dalam perbincangan dengan Andi Narogong. Hal itu terungkap lewat transkrip rekaman yang diperlihatkan jaksa penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi dalam sidang terdakwa korupsi e-KTP, Setya Novanto, hari ini, 22 Februari 2018.

    Percakapan itu dilakukan oleh beberapa orang, dua di antaranya adalah terpidana korupsi e-KTP, Andi Narogong dan Setya Novanto.

    Baca juga: Setya Novanto Bela Fahri Hamzah: Saya Jamin 1.000 Persen Bersih

    Dalam kesaksiannya, Andi Narogong membenarkan bahwa Setya Novanto menyebut nama Partai Demokrat. Berikut ini kutipan percakapan tersebut:

    "Ngomong sama Demokrat, diperiksa lu nanti (tertawa). Eh kita tuh gak ada sistemnya, gua analisis sistem deh, sambil (suara tidak jelas)."

    Andi mengaku tak mengetahui apa maksud Setya Novanto dalam percakapan tersebut. Ia menyarankan jaksa penuntut menanyakan langsung kepada Setya.

    Dalam rekaman menit ke-39, Setya kembali menyebut Partai Demokrat. Bunyinya, "Terbebek-bebek, tinggal itu kita ngomong ama Demokrat kita justru tidak jadi periksa." Andi tidak mengetahui siapa kader Demokrat yang dimaksud Setya Novanto.

    Baca juga: Kasus E-KTP, Anang Sugiana Ungkap Ada Jatah Rp 100 Miliar ke DPR

    Setya juga berujar, "Nah ini harus kita bungkus." Menurut Andi, konteks ucapan itu berkaitan dengan fee 10 persen. Salah satu percakapan di rekaman itu ada pembahasan ihwal fee 10 persen.

    Menurut Andi, Setya Novanto menyampaikan ada pengusaha bernama Charles yang bersedia memberikan fee 10 persen. Hal itu jika Charles terpilih sebagai penyedia barang proyek e-KTP menggantikan Johannes Marliem.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Pembala Jatuh, Marc Marquez Jaya di Catalunya, Barcelona

    Marc Marquez memenangi seri ketujuh balapan MotoGP di Sirkuit Catalunya, Barcelona pada 16 Juni 2019 yang diwarnai jatuhnya empat pebalap unggulan.