Partai Berkarya Belum Tentukan Partai Koalisi Pilpres 2019

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jajara pengurus inti Partai Berkarya,  Ketua Umum Neneng A. Tutty (dua dari kiri) dan Sekretaris Jenderal Badaruddin Andi Picunang di ruangan Ketua Umum Partai Berkarya, Jalan Pangeran Antasari Nomor 20, Cilandak, Jakarta Selatan. Dewi Nurita/Tempo

    Jajara pengurus inti Partai Berkarya, Ketua Umum Neneng A. Tutty (dua dari kiri) dan Sekretaris Jenderal Badaruddin Andi Picunang di ruangan Ketua Umum Partai Berkarya, Jalan Pangeran Antasari Nomor 20, Cilandak, Jakarta Selatan. Dewi Nurita/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Berkarya berhasil lolos tahap verifikasi dan ditetapkan sebagai salah satu partai politik peserta pemilihan umum 2019. Meski begitu, hingga kini partai yang dipimpin Tommy Soeharto itu belum menentukan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung pada 2019.

    "Saat ini memang capres dan cawapres masih belum ya karena kami sedang merundingkan pencalonan legislatif dan presidential threshold," kata Ketua Umum Partai Berkarya Neneng A Tuty di Graha Granadi, Jakarta Selatan pada Senin, 19 Februari 2018.

    Baca: Mengintip Markas Partai Berkarya Besutan Tommy Soeharto

    Neneng juga mengatakan partainya belum menentukan partai koalisi dalam Pemilu 2019. "Kita mah (partai) mana saja," kata Neneng.

    Baca: Partai Tommy Soeharto Lolos, Begini Kata Ketua Umum Golkar

    Soal strategi pemenangan, Neneng juga belum mau mengungkapnya. Saat ini, kata dia, partainya tengah fokus untuk meraih minimal 13 persen suara sah nasional pada pemilu legislatif 2019 mendatang. "Mungkin seminggu ke depan akan diungkap strateginya seperti apa," ujarnya.

    Partai Berkarya lolos sebagai peserta pemilu 2019. Partai ini menjadi salah satu dari empat partai baru yang berhasil lolos untuk bertarung di pesta demokrasi mendatang. Partai ini mendapat nomor urut 7.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.