Tugasi AHY Jadi Komandan Satgas Pemilu, SBY Enggan Bicara Koalisi

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bersama Majelis Tinggi Partai Demokrat mengumumkan 17 calon gubernur-calon wakil gubernur Pilkada 2018 di  Wisma Proklamasi di kantor DPP PD, Jakarta, 7 Januari 2018. Tempo/Ilham Fikri

    Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bersama Majelis Tinggi Partai Demokrat mengumumkan 17 calon gubernur-calon wakil gubernur Pilkada 2018 di Wisma Proklamasi di kantor DPP PD, Jakarta, 7 Januari 2018. Tempo/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mengukuhkan putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono, sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pemilihan Kepala Daerah 2018 dan Pemilihan Umum 2019.

    "Saat ini buat Partai Demokrat belum saatnya berbicara capres dan cawapres. Belum saatnya bicara dengan partai mana kita berkoalisi," kata SBY di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Sabtu 17 Februari 2018.

    Baca: SBY Tugaskan Agus Yudhoyono Menangkan Demokrat di Pemilu 2019

    SBY menuturkan Partai Demokrat fokus untuk memenangkan pemilihan umum 2019. Targetnya, kata SBY,  kembali ke pemerintahan. "Apa yang ditawarkan Partai Demokrat adalah solusi dan kebijakan yang baik pada 2019-2024 untuk  kepentingan saudara kita rakyat Indonesia," ujarnya.

    Yudhoyono berujar Partai Demokrat ingin negara semakin adil, demokratis, dan kebebasan rakyat tetap hidup. Demokrat, kata SBY, juga ingin hukum di Indonesia tegak dan adil. "Yang penting Demokrat ingin rakyat kita makin sejahtera," ujarnya. 

    Simak: Akun Twitter Disalahgunakan, SBY Beri Penjelasan

    Menurut SBY rakyat ingin ekonomi makin tumbuh, lapangan pekerjaan makin mudah didapat dan daya beli meningkat. Selain itu, ia juga berharap kemiskinan berkurang dan ketimpangan bisa dikurangi. "Itulah harapan rakyat. Itulah tekad Partai Demokrat jika kembali ke pemerintahan," ujar dia.

    SBY memperingatkan agar kadernya berfokus untuk memenangkan pemilu dengan melakukan kampanye secara efektif, cerdas, dan beretika. "Jangan dulu bicara capres dan cawapres. Jangan dulu bicara tentang partai mana kita berkoalisi," ujarnya.

    Lihat: Soal Laporan SBY, Kapolri: Kita Tangani Secara Proporsional

    Senada dengan SBY, Agus Harimurti mengatakan Kogasma bakal fokus untuk menyiapkan kadernya yang berlaga dalam pemilu. "Kita ingin semua melahirkan kader terbaiknya, terlalu dini ketika kita berbicara siapa yang akan diusung di pilpres," ujar pria yang akrab disapa AHY itu.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.