Selasa, 26 Juni 2018

Penyerang Gereja St Lidwina Sleman Ditembak, tapi Masih Hidup

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gereja St. Lidwina Bedog, Yogyakarta. Google Maps

    Gereja St. Lidwina Bedog, Yogyakarta. Google Maps

    TEMPO.CO, Jakarta - Pria berpedang yang menyerang Gereja St Lidwina Bedog, Trihanggo, Sleman, Yogyakarta, ditembak polisi. "Pelaku tertembak, tapi tidak sampai meninggal," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Gamping, Kabupaten Sleman, Fendi Timur.

    Dalam penyerangan itu, sejumlah orang mengalami luka bacok, termasuk romo pemimpin ibadah, Romo Edmund Prier, SJ. Romo Prier terkena sabetan pedang di bagian kepala dan punggung.

    Baca juga: Pernyataan Sri Sultan Soal Baksos Gereja Dianggap Bermasalah

    Fendi menuturkan, saat kejadian, pelaku membawa pedangnya dan membabi buta menyerang umat yang tengah khusyuk beribadah.

    "Saat anggota kami datang untuk mengamankan pelaku, satu anggota juga disabet pedang lengannya, tapi tak parah lukanya," ujarnya.

    Polisi mengeluarkan tiga kali tembakan untuk melumpuhkan pelaku. Namun Fendi enggan menjelaskan berapa tembakan yang diarahkan ke pelaku.

    Baca juga: Sejumlah Ormas Melarang Bakti Sosial Gereja Santo Paulus Yogya

    Dari foto amatir yang diabadikan umat gereja, pelaku terlihat terluka di bagian kaki dan dirawat di RSA UGM. "Pelaku tidak meninggal saat dibawa polisi, tapi kena luka tembak," ujar seorang perempuan anggota jemaat gereja, yang tak mau disebut namanya.


     

     

    Lihat Juga