Kenakan Jam Tangan di Sidang, Setya Novanto: Ini Palsu Punya

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa Setya Novanto, ikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, 1 Februari 2018. Dalam sidang ini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi Chairuman Harahap, Hotma Sitompul, dan Setiabudi Arianta, yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum KPK terkait kasus korupsi e-KTP. TEMPO/Imam Sukamto

    Terdakwa Setya Novanto, ikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, 1 Februari 2018. Dalam sidang ini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi Chairuman Harahap, Hotma Sitompul, dan Setiabudi Arianta, yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum KPK terkait kasus korupsi e-KTP. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Terdakwa korupsi kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP Setya Novanto  kembali menjalani sidang pada hari ini. Sebelumnya, Setya Novanto tak lagi mengenakan jam tangan. Namun dalam sidang kali ini, Tempo melihat ada jam tangan dikenakan Setya Novanto di balik lengan panjang batiknya.

    Jam tangan itu terlihat sedikit berkilau. Saat ditanya jam merek apa yang dikenakan oleh Setya Novanto, mantan Ketua DPR itu mengatakan itu jam tangan palsu. "Palsu punya. Sekarang banyak palsu-palsu," ujarnya tersenyum di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin 5 Februari 2018.

    Baca juga: Saat Setya Novanto Terkejut Namanya Masuk Sidang Korupsi Bakamla

    Setya Novanto yang diduga menerima duit korupsi proyek e-KTP sebelumnya dituding telah menerima jam tangan mewah merek Richard Mille. Jam itu merupakan pemberian dari Andi Narogong.

    Setya Novanto mengatakan ia memang gemar mengoleksi jam tangan. Namun karena kini terlibat kasus e-KTP dan tengah ditahan KPK, ia mengaku memilih hidup sederhana. "Ya ini kan sudah rakyat biasa. Sudah rakyat yang paling di bawah. Kita sederhana saja sekarang," kata Setya yang menolak membeberkan jumlah koleksi jam tangan mewahnya.

    Setya Novanto mengaku mengkoleksi jam tangan sudah sejak saat masih menjadi pengusaha, "Kan itu dari dulu waktu pengusaha ngumpul-ngumpulin. Setya Novanto membantah mendapat jam tangan mewah dari hasil hadiah. "Masa terima hadiah, beli aja bisa," kata mantan Ketua Umum Golkar itu.

    Baca juga: Setya Novanto: Sekarang Saya Rakyat Biasa yang Paling Bawah

    Setya Novanto didakwa jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berperan meloloskan anggaran proyek e-KTP di DPR pada 2010-2011 saat menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar. Atas perannya, Setya Novanto disebut menerima imbalan US$ 7,3 juta. Dia juga diduga menerima jam tangan Richard Mille seharga US$ 135 ribu. Setya Novanto didakwa melanggar Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 31 tentang Tindak Pidana Korupsi.

    Penasihat hukum Setya Novanto, Maqdir Ismail, mengatakan kliennya memiliki tiga sampai empat jam tangan Richard Mille dengan jenis dan bentuk yang berbeda-beda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.